Setelah Semalam Dirawat karena Positif Covid-19, Bagaimana Kabar Trump?

Kompas.com - 03/10/2020, 22:18 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyapa para pendukungnya saat dia sampai di Bandara Internasional Saint Paul Minneapolis, pada 30 September 2020. AP PHOTO/Alex BrandonPresiden Amerika Serikat Donald Trump menyapa para pendukungnya saat dia sampai di Bandara Internasional Saint Paul Minneapolis, pada 30 September 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tim dokter Kepresidenan AS dijadwalkan memberi keterangan mengenai kondisi terbaru Presiden Donald Trump yang dirawat karena Covid-19.

Presiden 74 tahun itu sudah satu malam dirawat dir Rumah Sakit Militer Walter Reed di pinggiran Washington, sejak Jumat petang waktu setempat (2/10/2020).

Berdasarkan laporan media AS, dokter kepresidenan Sean Conley disebut bakal menggelar konferensi pers pukul 11.00 waktu Timur.

Baca juga: Trump Positif Covid-19, Media China: Dia Membayar Akibatnya

Dilansir BBC Sabtu (3/10/2020), sebelumnya di memorandumnya, Dr Conley menyatakan "dia senang melaporkan kondisi Trump baik-baik saja".

Selama menjalani perawatan, presiden ke-45 dalam sejarah "Negeri Uncle Sam" itu disebut tidak perlu mendapatkan bantuan oksigen.

Sebelum dia berangkat ke rumah sakit dengan Marine One, dia dilaporkan menerima suntikan racikan eksperimen untuk meredakan gejala Covid-19.

Trump menjadi sorotan setelah dalam kicauannya Kamis waktu setempat (1/10/2020), dia mengumumkan bersama istrinya, Melania Trump, mereka positif virus corona.

Kabar tersebut muncul beberapa saat setelah stafnya yang juga mantan Direktur Komunikasi Gedung Putih Hope Hicks, juga terpapar.

Para pemimpin dari seluruh dunia mengucapkan doa untuk kesembuhannya, termasuk yang terbaru adalah Presiden China Xi Jinping.

Berdasarkan pemberitaan People's Daily, Presiden Xi memberikan harapan agar Trump dan Melania cepat sembuh dari virus corona.

Media setempat memberitakan, presiden dari Partai Republik itu menderita demam tingkat rendah, di mana dia sempat berkicau "baik-baik saja, saya rasa".

Dengan kabar positif sang presiden muncul empat pekan sebelum Pilpres AS pada 3 November, beragam spekulasi pun bermunculan.

Di antaranya adalah bagaimana nasib kampanye yang sudah diagendakan, ataukah ada kemungkinan pemilihan bakal mengalami penundaan.

Kemudian jika nantinya kondisi Trump memburuk dan dianggap tak mampu memimpin, apa dia bakal mendelegasikan kekuasaan ke wakilnya, Mike Pence.

Baca juga: Orang Dekat Trump Positif Covid-19 Lagi, Kali Ini Manajer Kampanyenya

Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Global
Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Global
AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

Global
Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Global
Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Global
Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Global
KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

Global
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam 'Russophobia' dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam "Russophobia" dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Global
Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Global
Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Global
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Global
China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Global
Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Global
komentar
Close Ads X