Tak Peduli Virus Corona dan Menyebutnya Konspirasi, Seleb-seleb Belanda Banjir Kecaman

Kompas.com - 25/09/2020, 13:44 WIB
Aksi Hardwell membuat penonton larut dalam kemeriahan saat acara Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Pertunjukan yang berlangsung selama dua hari ini dimeriahkan oleh aksi panggung lainnya antara lain Marshmello, Rich Chigga, David Gravel, Hardwell dan lain-lain. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIAksi Hardwell membuat penonton larut dalam kemeriahan saat acara Djakarta Warehouse Project 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (16/12/2017). Pertunjukan yang berlangsung selama dua hari ini dimeriahkan oleh aksi panggung lainnya antara lain Marshmello, Rich Chigga, David Gravel, Hardwell dan lain-lain.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Para influencer, rapper, dan DJ ternama dunia banyak dikritik di Belanda, karena secara terang-terangan mereka mengabaikan upaya penanganan Covid-19.

Kampanye mereka dilakukan ketika tingkat infeksi naik 60 persen pekan lalu, sebagaimana diwartakan BBC pada Kamis (24/9/2020).

"Negeri Kincir Angin" adalah salah satu dari beberapa negara Eropa yang mengalami gelombang kedua wabah virus corona.

Baca juga: Stop Unggah Foto Berbikini, Influencer Ini Kehilangan 70.000 Followers

Para seleb muda itu menggunakan tagar #ik doe niet meer mee atau "I'm out", tetapi setelah banjir kecaman mereka tampak berubah pikiran.

DJ Hardwell dan rapper Bizzey yang memiliki 400.000 followers di Instagram, termasuk di antara seleb lain yang membagikan tagar tersebut.

Diberitakan BBC, para seleb muda tersebut tergabung ke kelompok bernama Virus Truth yang mengedepankan teori konspirasi, bahwa risiko yang ditimblkan virus corona dibesar-besarkan dan dimanfaatkan pemerintah untuk melanggar kebebasan dan HAM.

Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, penyanyi dan model Famke Louise berkata ke para followers-nya, "Hanya dengan bersama-sama kita bisa membuat pemerintah terkendali lagi, saya tidak ambil bagian, bebaskan rakyat."

Namun Louise sendiri tampak bimbang dengan pilihannya karena di acara Jinek dia berujar, "Saya tidak keberatan dengan jarak 1,5m," katanya mengacu pada aturan social distancing.

"Ini tentang prinsip kita hidup dalam masyarakat di mana orang-orang membutuhkan kebebasan mereka, di mana orang-orang hanya ingin bersenang-senang."

Baca juga: Sejarah Kuliner Indonesia Jadi Populer di Belanda, gara-gara Koran?

Diejek di media sosial

Apa yang diucapkan Famke Louise di TV memicu ejekan di media sosial. Orang-orang mengunggah meme tentang dokter yang berdiri di depan pasien dengan kata-kata "Saya keluar".

Halaman:
Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X