Tak Cuma di Film, James Bond Benar-benar Ada di Kehidupan Nyata

Kompas.com - 25/09/2020, 12:58 WIB
Salinan dari dokumen asli yang menunjukkan bahwa sosok fiktif James Bond di film laga benar-benar ada di kehidupan nyata. Archiwum Instytutu Pami?ci Narodowej FacebookSalinan dari dokumen asli yang menunjukkan bahwa sosok fiktif James Bond di film laga benar-benar ada di kehidupan nyata.

KOMPAS.com - Sosok James Bond tentu tidak asing bagi peminat film Barat. Tokoh fiksi dalam serial the James Bond karya Ian Fleming rupanya ada di dunia nyata.

James Bond di dalam kehidupan nyata rupanya adalah sosok intelijen yang dikirim ke komunis Polandia. 

Sebuah catatan dokumen intelijen Archiwum Instytutu Pami?ci Narodowej  atau Institute of National Rememberance (IPN) menunjukkan bahwa pada tahun 1960-an, ada agen rahasia paling terkenal di dunia dikirim oleh otoritas Inggris ke komunis Polandia bernama James Albert Bond alias James Bond.

Baca juga: Poster Resmi James Bond No Time To Die Resmi Dirilis

Meski begitu, agen Bond rupanya diawasi secara ketat oleh dinas keamanan Polandia. Uniknya, seperti di film-film Bond, agen rahasia di dunia nyata juga memiliki 'ketertarikan terhadap wanita'.

IPN, lembaga yang mengungkap dokumen tersebut adalah badan negara yang bertanggung jawab mendokumentasikan dan meneliti komunis Polandia di masa lalu.

James Albert Bond diketahui lahir pada 30 Januari 1928. Dia tiba di Warsawa pada 18 Februari 1964 menjadi sekretaris pengarsipan untuk atase militer kedutaan Inggris.

Bond yang terlibat dalam operasi bernama "Samek" berada dalam sebuah pengawasan. Menurut catatan dokumen itu, Bond adalah sosok yang supel tapi sangat awas dan menunjukkan minatnya terhadap wanita.

Baca juga: Daniel Craig Ungkap Alasannya Perankan James Bond Sekali Lagi Sebelum Pensiun

Mereka mencatat bahwa, pada bulan Oktober dan November 1964, Bond mengunjungi provinsi-provinsi di timur laut Polandia bersama dengan dua diplomat Inggris lainnya, di mana mereka berusaha untuk "menyusup ke fasilitas militer".

Bond mungkin menyadari bahwa dia sedang diamati, tulis IPN. Hal ini akan membuatnya menyadari bahwa kecil kemungkinan untuk mendapatkan informasi yang berharga dan, oleh karena itu, pada tanggal 21 Januari 1965 - kurang dari setahun setelah kedatangannya - dia meninggalkan Polandia.


Sumber Facebook
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perang: Chris Kyle, Sosok di Balik Legenda 'American Sniper'

Kisah Perang: Chris Kyle, Sosok di Balik Legenda "American Sniper"

Global
Kecanggihan Su-35, Salah Satu Jet Tempur Non-Siluman Terbaik di Dunia

Kecanggihan Su-35, Salah Satu Jet Tempur Non-Siluman Terbaik di Dunia

Global
Kim Jong Un Dikabarkan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 dari China

Kim Jong Un Dikabarkan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 dari China

Global
Vietnam Catat Rekor Tertinggi Pemenjaraan Aktivis

Vietnam Catat Rekor Tertinggi Pemenjaraan Aktivis

Global
Setelah Ditemukan di Utah, 'Monolit' Logam Misterius Muncul di Romania

Setelah Ditemukan di Utah, "Monolit" Logam Misterius Muncul di Romania

Global
Hamil 5 Bulan, Ibu Muda Ini Ditemukan Tewas Tak Jauh dari Rumahnya

Hamil 5 Bulan, Ibu Muda Ini Ditemukan Tewas Tak Jauh dari Rumahnya

Global
Cegah Gajah Makan Plastik, Sri Lanka akan Buat Parit dan Pagar Listrik

Cegah Gajah Makan Plastik, Sri Lanka akan Buat Parit dan Pagar Listrik

Global
Detail Baru Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Konvoi Disergap Bom dan Penembak Jitu

Detail Baru Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Konvoi Disergap Bom dan Penembak Jitu

Global
Dituduh Pakai Senjata Kimia, Rusia dan Suriah Terus Ditekan OPCW

Dituduh Pakai Senjata Kimia, Rusia dan Suriah Terus Ditekan OPCW

Global
Menantu Trump akan Kunjungi Arab Saudi dan Qatar, Ini yang Dibahas

Menantu Trump akan Kunjungi Arab Saudi dan Qatar, Ini yang Dibahas

Global
Bocah 8 Tahun Tewas Tersetrum Listrik Saat Sentuh Kabel Dekorasi Pohon Natal yang Rusak

Bocah 8 Tahun Tewas Tersetrum Listrik Saat Sentuh Kabel Dekorasi Pohon Natal yang Rusak

Global
Kabinet Joe Biden, Menteri Keuangan AS bakal Dijabat Wanita untuk Pertama Kalinya

Kabinet Joe Biden, Menteri Keuangan AS bakal Dijabat Wanita untuk Pertama Kalinya

Global
[POPULER GLOBAL] Digerebek, Dokter Pribadi Maradona Marah dan Menangis | Ribuan Orang Berdemo di Armenia

[POPULER GLOBAL] Digerebek, Dokter Pribadi Maradona Marah dan Menangis | Ribuan Orang Berdemo di Armenia

Global
Maradona Meninggal, Dokternya Mengaku Dijadikan Kambing Hitam

Maradona Meninggal, Dokternya Mengaku Dijadikan Kambing Hitam

Global
Pengadilan Perancis Minta Rumah Ibadah Pertimbangkan Jumlah Jemaat di Tengah Virus Corona

Pengadilan Perancis Minta Rumah Ibadah Pertimbangkan Jumlah Jemaat di Tengah Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X