[POPULER GLOBAL] Mertua Bunuh Menantu karena Putrinya Diselingkuhi | TKI Menang atas Tuduhan Pencurian

Kompas.com - 23/09/2020, 05:41 WIB
Tan Nam Seng tiba di Pengadilan Singapura pada 12 Juli 2017, dua hari setelah dia membunuh menantunya Spencer Tuppani di jantung pusat distrik bisnis Singapura TODAY FILE PHOTOTan Nam Seng tiba di Pengadilan Singapura pada 12 Juli 2017, dua hari setelah dia membunuh menantunya Spencer Tuppani di jantung pusat distrik bisnis Singapura

KOMPAS.com - Kabar mengenai seorang mertua yang membunuh menantunya di Singapura karena menyelingkuhi putrinya menjadi berita terpopuler dari kanal global pada Selasa (22/9/2020) hingga Rabu (23/9/2020).

Selain itu, seorang tenaga kerja indonesia (TKI) dilaporkan memenangkan kasus atas tuduhan mencuri barang mewah milik majikannya.

Berikut berita terpopuler dari kanal global selengkapnya.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Penyebab Demo Thailand dan Prediksi Selanjutnya | 14 Peti Mati Kuno Berusia 2.500 Tahun Ditemukan

1. Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

Seorang pengusaha Tan Nam Seng memendam kemarahan mengenai perlakuan menantunya, Spencer Tuppani.

Dia menyebut Tuppani mengkhianati putrinya, Shyller Tan, karena ketahuan memiliki dua anak dari selingkuhannya.

Pada suatu waktu, dia mendapati Tuppani sedang singgah di kedai kopi dan langsung membunuhnya. 

Bagaimana kronologi selengkapnya? Simak berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Tak Terima Putrinya Diselingkuhi, Mertua Bunuh Menantu di Kedai Kopi

2. TKI Parti Liyani Menang atas Tuduhan Pencurian dari Bos Bandara Changi Singapura

Seorang TKI asal Nganjuk, Parti Liyani, dilaporkan menang atas Bos Bandara Changi Singapura, Liew Mun Leong.

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik pada 2019, ketika dia dituding mencuri sejumlah barang mewah milik majikannya itu.

Bagaimana jalannya persidangan? Anda bisa membaca selengkapnya di sini.

Baca juga: Majikan Penyiksa TKI Adelina Sau Dibebaskan, Indonesia Akan Mencari Keadilan

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Protes Bermunculan, Perancis Desak Warganya di Negara Muslim untuk Berhati-hati

Protes Bermunculan, Perancis Desak Warganya di Negara Muslim untuk Berhati-hati

Global
Gali Lubang untuk Kabur, Napi Gemuk Malah 'Nyangkut' di Tembok

Gali Lubang untuk Kabur, Napi Gemuk Malah "Nyangkut" di Tembok

Global
Media China Sebut Jet Tempur Beijing Wajib Terbang di Atas Taiwan

Media China Sebut Jet Tempur Beijing Wajib Terbang di Atas Taiwan

Global
[POPULER GLOBAL] Joe Biden Favorit Kuat Kalahkan Trump | Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

[POPULER GLOBAL] Joe Biden Favorit Kuat Kalahkan Trump | Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Global
Perang Lawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, Istri PM Armenia Ikut Latihan Militer

Perang Lawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, Istri PM Armenia Ikut Latihan Militer

Global
Satu Bulan Perang Nagorno-Karabakah, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Satu Bulan Perang Nagorno-Karabakah, Apa Saja yang Sudah Terjadi?

Global
Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Penumpang Wanita Disuruh Telanjang saat Diperiksa, Australia Komplain ke Qatar

Global
Melbourne Rayakan 'Double Donuts', 2 Hari Beruntun Nol Kasus Baru Covid-19

Melbourne Rayakan "Double Donuts", 2 Hari Beruntun Nol Kasus Baru Covid-19

Global
Dapat Visa Kategori E, Ratusan Pencari Suaka Harus Tinggalkan Australia

Dapat Visa Kategori E, Ratusan Pencari Suaka Harus Tinggalkan Australia

Global
Presiden Perancis dan Kontroversi Kartun Nabi Muhammad

Presiden Perancis dan Kontroversi Kartun Nabi Muhammad

Global
AS Jual Paket Rudal ke Taiwan Seharga Rp 35 Triliun, Begini Kecanggihannya

AS Jual Paket Rudal ke Taiwan Seharga Rp 35 Triliun, Begini Kecanggihannya

Global
Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Global
Ingin Seperti Penjahat di Marvel, Pria Ini Potong Hidung dan Tambahkan Tanduk

Ingin Seperti Penjahat di Marvel, Pria Ini Potong Hidung dan Tambahkan Tanduk

Global
Pekerja Medis Rusia Perlihatkan Jenazah Korban Covid-19 Bertumpuk

Pekerja Medis Rusia Perlihatkan Jenazah Korban Covid-19 Bertumpuk

Global
Tinggal Menghitung Hari, Berikut 5 Masalah Utama dalam Pemilu AS

Tinggal Menghitung Hari, Berikut 5 Masalah Utama dalam Pemilu AS

Global
komentar
Close Ads X