Kuburan Massal Ditemukan, Diduga Terkait Sekte Agama Cahaya Baru Ilahi

Kompas.com - 15/09/2020, 15:07 WIB
Para penyidik harus mendaki gunung selama 10 jam untuk mencapai kuburan massal yang terletak di lokasi terpencil Panama, dan diduga terkait dengan sekte agama Cahaya Baru Ilahi. PANAMA PUBLIC PROSECUTOR via BBC INDONESIAPara penyidik harus mendaki gunung selama 10 jam untuk mencapai kuburan massal yang terletak di lokasi terpencil Panama, dan diduga terkait dengan sekte agama Cahaya Baru Ilahi.

NGABE-BUGLE, KOMPAS.com - Polisi di Panama sedang menyelidiki kuburan massal yang mereka yakini berisi mayat orang-orang yang dibunuh oleh sekte agama.

Para penyidik mengawasi pemindahan sisa tulang-belulang dari lokasi tersebut, yang terletak di wilayah adat Ngäbe-Buglé.

Pada Januari, sebuah kuburan berisi tujuh jenazah ditemukan tak jauh dari sana.

Baca juga: 1.500 Kerangka Manusia Ditemukan dalam Kuburan Berbentuk Lubang di Jepang

Para korban dikaitkan dengan satu sekte agama yang diyakini melakukan pengusiran setan dengan cara kekerasan.

Jaksa penuntut umum Azael Tugri mengatakan, para penyidik harus mendaki gunung selama 10 jam untuk mencapai kuburan massal itu yang berada di dekat sungai.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 350 kilometer dari ibu kota, Panama City.

Baca juga: Heboh, Kuburan Massal Diduga Berisi Perwira Militer Korban Pembantaian Ditemukan di Sudan

"Pada saat ini, tidak mungkin menentukan jenis kelamin atau jumlah orang (yang ditemukan di dalam kuburan)," ujarnya kepada media lokal.

Semua jenazah dibawa ke kamar mayat di provinsi Chiriqui tempat mereka akan diperiksa secara forensik, kata kantor jaksa penuntut umum dalam sebuah pernyataan.

Awal pekan ini polisi menangkap orang yang diduga sebagai sekte Cahaya Baru Ilahi dalam kaitan dengan penemuan kuburan massal pada Januari.

Baca juga: Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Kuburan tersebut - yang berisi mayat seorang perempuan hamil, lima anaknya, dan seorang remaja - ditemukan setelah tiga warga desa yang ditawan oleh sekte itu melarikan diri ke rumah sakit, kata jaksa waktu itu.

Polisi kemudian menggerebek komunitas itu dan berkata mereka menemukan seorang perempuan telanjang, golok, pisau, dan seekor kambing yang dikurbankan dalam sebuah tempat ibadah.

Mereka berkata sekte tersebut telah mengincar warga setempat, melakukan pengusiran setan yang melibatkan pemukulan dan penyiksaan.

Sebanyak 15 orang yang ditawan oleh kelompok agama tersebut telah dibebaskan.

Baca juga: Memilukan, Anjing Ini Gali Kuburan untuk Hidupkan Lagi Anaknya yang Mati


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Ada Orang yang Secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona? Ini Alasannya

Mengapa Ada Orang yang Secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona? Ini Alasannya

Global
Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Presiden Polandia Andrzej Duda Positif Covid-19 Meski Merasa Baik-baik Saja

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

[Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

Global
Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Aneh, Apartemen Seharga Rp 10 Juta per Bulan Bak Mandinya Cuma Setengah

Global
Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotere Rp 29 Miliar

Tak Sengaja Beli 2 Tiket, Pria Ini Malah Menang Lotere Rp 29 Miliar

Global
Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Hilang 2 Tahun, Seorang Wanita Ditemukan Hidup Terapung di Tengah Laut

Global
Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

Global
[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

[Cerita Dunia] PBB Didirikan, Awalnya untuk Melawan Jerman dan Jepang

Global
Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump 'Ngambek' dan Ancam CBS News

Mengeluh Dapat Pertanyaan Sulit, Trump "Ngambek" dan Ancam CBS News

Global
Korea Utara Sebut 'Debu Kuning' dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Korea Utara Sebut "Debu Kuning" dari China Bawa Virus Corona, Imbau Rakyatnya Tinggal di Rumah

Global
Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Seekor Anjing Ditemukan di Jalan dengan Luka Parang di Kepala

Global
Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang 'Tak Disengaja'

Lubang Neraka Darvaza, Penemuan Soviet yang "Tak Disengaja"

Global
Embargo Senjata Dicabut, Iran Langsung Uji Coba Pertahanan Udara

Embargo Senjata Dicabut, Iran Langsung Uji Coba Pertahanan Udara

Global
Bicarakan Perubahan Iklim, Trump Sebut Udara di India dan China Jorok

Bicarakan Perubahan Iklim, Trump Sebut Udara di India dan China Jorok

Global
Ini Manusia dengan Modifikasi Tubuh Terbanyak di Dunia, Punya 453 Tindikan

Ini Manusia dengan Modifikasi Tubuh Terbanyak di Dunia, Punya 453 Tindikan

Global
komentar
Close Ads X