Rusia Siap Kerahkan Bantuan Militer ke Belarus jika Diperlukan

Kompas.com - 17/08/2020, 13:30 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin rapat Dewan Keamanan di Moskow pada 20 Maret 2020. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden Rusia Vladimir Putin memimpin rapat Dewan Keamanan di Moskow pada 20 Maret 2020.

MINSK, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan untuk mengirim bantuan militer dalam rangka mendukung presiden Belarus Alexander Lukashenko.

Pada Minggu (16/8/2020), sekitar 200.000 orang berkumpul di Minsk untuk memprotes hasil pemilihan umum yang kontroversial sebagaimana dilansir dari Business Insider.

Lukashenko dituduh mencurangi hasil pemilihan umum karena dia mengklaim menang dengan perolehan suara lebih dari 80 persen.

Protes pecah beberapa hari terakhir untuk menuntut Lukashenko mundur dari jabatannya.

Baca juga: Putin Janjikan Bantuan Keamanan kepada Presiden Belarus Lukashenko

Pada Minggu, demonstran meneriakkan "Lukashenko mundur" dan "Kami tidak akan melupakan atau memaafkan” sambil membawa membawa bendera merah putih merah.

Calon presiden penantang Lukashenko, Svetlana Tikhanouskaya, sebelumnya telah menyerukan untuk menggelar “pawai kebebasan” akbar di Minsk pada Minggu.

Lukashenko, yang telah berkuasa selama 26 tahun, sebelumnya telah meminta bantuan Moskwa untuk mendukung rezimnya.

Ketegangan antara Belarus dan Rusia sebenarnya mulai meningkat sebelum pemilihan umum digelar.

Baca juga: Mereka Dipaksa Berlutut dan Setengah Telanjang, Kisah Kebrutalan Aparat di Belarus

Itu karena Rusia mengurangi pendanaan bagi negara pecahan Uni soviet tersebut.

Dalam komentar yang dilaporkan oleh kantor berita negara Belta, dan dikutip oleh Reuters, Lukashenko mengklaim bahwa Putin bersedia memberikan bantuan komprehensif untuk memastikan keamanan Belarus jika terjadi ancaman militer eksternal.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kremlin pada Minggu, Rusia mengonfirmasi bahwa Putin siap mengirim bantuan militer ke Belarus jika diperlukan.

Kremlin mengatakan bahwa Putin telah memberi tahu Lukashenko bersedia menandatangani pakta militer kolektif jika diperlukan.

Baca juga: Pilpres Belarus Rusuh, Viral Video Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Tank dan Pesawat Tempur Gambarkan Hebatnya Kekuatan Militer Uni Soviet Pada Masanya

Ribuan Tank dan Pesawat Tempur Gambarkan Hebatnya Kekuatan Militer Uni Soviet Pada Masanya

Global
Pria Pemerkosa Anak Dicambuk di Aceh, Ini Pemberitaan Media Asing

Pria Pemerkosa Anak Dicambuk di Aceh, Ini Pemberitaan Media Asing

Global
Jet Tempur Inggris Cegat 2 Pesawat Militer Rusia di Laut Utara

Jet Tempur Inggris Cegat 2 Pesawat Militer Rusia di Laut Utara

Global
Tinggal Bersama 480 Kucing dan 12 Anjing, Wanita Ini Habiskan Rp 109 Juta Per Bulan

Tinggal Bersama 480 Kucing dan 12 Anjing, Wanita Ini Habiskan Rp 109 Juta Per Bulan

Global
Anwar Ibrahim Minta 'Satu Minggu Lagi' untuk Buktikan Suara Mayoritas

Anwar Ibrahim Minta "Satu Minggu Lagi" untuk Buktikan Suara Mayoritas

Global
Awalnya Dituduh Mata-mata, Dosen Ini Rupanya Ditahan Iran karena Berkencan dengan Warga Israel

Awalnya Dituduh Mata-mata, Dosen Ini Rupanya Ditahan Iran karena Berkencan dengan Warga Israel

Global
Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Global
[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

Global
Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Global
Khamenei Iran Desak 'Menghukum' Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Khamenei Iran Desak "Menghukum" Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Global
4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

Global
Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Global
Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Global
AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

Global
Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Global
komentar
Close Ads X