Pejabat Keamanan Lebanon telah Memperingatkan Presiden soal Potensi Ledakan di Beirut

Kompas.com - 11/08/2020, 09:59 WIB
Presiden Lebanon Michel Aoun. AFP / MAXIM SHEMETOVPresiden Lebanon Michel Aoun.

BEIRUT, KOMPAS.com - Pejabat keamanan Lebanon mengaku telah memperingatkan perdana menteri dan presiden Lebanon pada Juli mengenai bahayanya 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut, jika meledak.

Kabar ini bersumber dari sebuah dokumen dan pernyataan keamanan senior Lebanon yang dilansir dari Reuters pada Selasa (11/8/2020).

Lebih dari 2 minggu setelah peringatan tersebut, bahan kimia eksplosif itu meledak dengan kekuatan yang menewaskan sedikitnya 163 orang, 6.000 orang luka-luka, dan 6.000 bangunan hancur.

Sebuah laporan dari Direktorat Jenderal Keamanan Negara menyebutkan bahwa surat peringatan bahaya yang dikirimkan kepada Presiden Michel Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab pada 20 Juli lalu, mengarah pada peristiwa ledakan yang terjadi di Beirut pada Selasa pekan lalu (4 Agustus).

Baca juga: Eksodus Kabinet Lebanon, 5 Menteri dan PM Mundur akibat Ledakan Beirut dan Krisis Ekonomi

Seorang pejabat senior keamanan mengatakan bahwa laporan yang disampaikan kepada presiden dan perdana menteri merupakan ringkasan dari hasil temuan penyelidikan yudisial yang dikeluarkan pada Januari, bahwa bahan kimia eskplosif itu perlu diamankan segera.

Laporan keamanan negara, yang mengkonfirmasi korespondensi dengan presiden dan perdana menteri, sebelumnya belum dilaporkan.

"Ada bahaya bahwa bahan ini, jika dicuri, dapat digunakan dalam serangan teroris," kata pejabat itu kepada Reuters.

"Di akhir penyelidikan, Jaksa Agung (Ghassan) Oweidat menyiapkan laporan akhir yang dikirim ke pihak berwenang," katanya, mengacu pada surat yang dikirim ke perdana menteri dan presiden oleh Direktorat Jenderal Keamanan Negara, yang mengawasi keamanan pelabuhan.

Baca juga: Resmi, PM Lebanon Hassan Diab Mundur Buntut dari Ledakan Beirut

Pejabat yang terlibat dalam penulisan surat itu dan menolak disebutkan namanya, berkata, "Saya memperingatkan mereka bahwa ini bisa menghancurkan Beirut jika meledak."

Namun berdasarkan informasi, kantor perdana menteri dan kepresidenan tidak menanggapi surat peringatan 20 Juli itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Presiden Soekarno, Pertama Kali Jajal Bermain Yu-Gi-Oh dan Menang

Istri Presiden Soekarno, Pertama Kali Jajal Bermain Yu-Gi-Oh dan Menang

Global
Taiwan Desak China Mundur: Kembali ke Standar Internasional yang Beradab

Taiwan Desak China Mundur: Kembali ke Standar Internasional yang Beradab

Global
Kecewa dengan Liga Arab, Palestina Pilih Mundur dari Kursi Kepresidenan Dewan

Kecewa dengan Liga Arab, Palestina Pilih Mundur dari Kursi Kepresidenan Dewan

Global
[POPULER GLOBAL] Mertua Bunuh Menantu karena Putrinya Diselingkuhi | TKI Menang atas Tuduhan Pencurian

[POPULER GLOBAL] Mertua Bunuh Menantu karena Putrinya Diselingkuhi | TKI Menang atas Tuduhan Pencurian

Global
PM Selandia Baru Diprediksi Menjabat Lagi Berkat Keberhasilannya Tangani Covid-19

PM Selandia Baru Diprediksi Menjabat Lagi Berkat Keberhasilannya Tangani Covid-19

Global
Kanal Telegram Milik ISIS Disebut Dibanjiri Gambar Porno

Kanal Telegram Milik ISIS Disebut Dibanjiri Gambar Porno

Global
Majikan Penyiksa TKI Adelina Sau Dibebaskan, Indonesia Akan Mencari Keadilan

Majikan Penyiksa TKI Adelina Sau Dibebaskan, Indonesia Akan Mencari Keadilan

Global
Perang Afghanistan-Taliban Masih Berlanjut, Seorang Istri Hamil Besar Berharap Suami Keempatnya Tidak Tewas Lagi

Perang Afghanistan-Taliban Masih Berlanjut, Seorang Istri Hamil Besar Berharap Suami Keempatnya Tidak Tewas Lagi

Global
Mengaku Titisan Yesus Kristus, Pria Ini Ditangkap Pasukan Khusus Rusia

Mengaku Titisan Yesus Kristus, Pria Ini Ditangkap Pasukan Khusus Rusia

Global
Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA, Ditargetkan Desember Kantongi Perjanjian Awal

Penjualan Jet Tempur Siluman F-35 AS ke UEA, Ditargetkan Desember Kantongi Perjanjian Awal

Global
Petugas Polisi New York Didakwa Melakukan Spionase tentang Komunitas Tibet untuk Pemerintah China

Petugas Polisi New York Didakwa Melakukan Spionase tentang Komunitas Tibet untuk Pemerintah China

Global
Korban Selamat Termuda Bom Quetta 2018, Menari dengan Kaki Prostetik

Korban Selamat Termuda Bom Quetta 2018, Menari dengan Kaki Prostetik

Global
Kisah Perang: Tet Offensive, Hari Kelam Tentara Paman Sam di Vietnam

Kisah Perang: Tet Offensive, Hari Kelam Tentara Paman Sam di Vietnam

Global
Dijanjikan Pinjaman, Pemandu Wisata Diperkosa 6 Orang di Hotel Bintang 5

Dijanjikan Pinjaman, Pemandu Wisata Diperkosa 6 Orang di Hotel Bintang 5

Global
Antropolog Ini Bongkar Program Kerja Paksa China terhadap 500.000 Orang Tibet

Antropolog Ini Bongkar Program Kerja Paksa China terhadap 500.000 Orang Tibet

Global
komentar
Close Ads X