Kucing-kucing Ini Bertugas Temani Para Pembaca yang Kesepian di Perpustakaan

Kompas.com - 09/08/2020, 16:17 WIB
Kucing-kucing ini bertugas sebagai pemberi rasa nyaman bagi para pembaca yang kesepian di sebuah perpustakaan di China. Peoples Daily China FacebookKucing-kucing ini bertugas sebagai pemberi rasa nyaman bagi para pembaca yang kesepian di sebuah perpustakaan di China.

BEIJING, KOMPAS.com - Sebanyak 7 ekor kucing akan memulai 'pekerjaan' mereka sebagai 'kurator magang' di sebuah perpustakaan di Menara Tianjin pekan ini, dikutip People's Daily China, Minggu (9/8/2020).

Kucing-kucing itu bertugas memberikan rasa nyaman kepada para pengunjung perpustakaan yang kesepian karena aturan batasan di tengah wabah Covid-19.

"Pada 24 Agustus mendatang, kucing-kucing itu akan resmi menjalankan tugas mereka di Rumah Buku Western Shore, sebuah perpustakaan dengan ribuan buku," ujar Wang Yuyan, manajer umum Rumah Buku Western Shore di Menara Tianjin.

Baca juga: Kucing yang Ditahan karena Menyelundupkan Narkoba Kabur dari Penjara Sri Lanka

Kucing-kucing itu berasal dari berbagai ras, Ragdoll, Exotic Short-Hair dan Chinchilla serta beberapa ras lain. Usia mereka rata-rata satu tahun.

Perpustakaan itu menarik perhatian banyak orang karena menjadi perpustakaan tertinggi di Menara Tianjin, 257 meter dari permukaan tanah.

Perpustakaan itu dibuka pertama kali pada 18 Januari lalu namun segera ditutup kemudian karena wabah virus corona.

Baca juga: Misterius, Video Hantu Kucing Terekam CCTV Berjalan Ikuti Kucing Putih

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaannya Disanksi China karena Jual Senjata ke Taiwan, Ini Respons AS

Perusahaannya Disanksi China karena Jual Senjata ke Taiwan, Ini Respons AS

Global
Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya Dalam Freezer karena Takut Beri Tahu Orangtua

Gadis 14 Tahun Ini Simpan Bayinya Dalam Freezer karena Takut Beri Tahu Orangtua

Global
Perancis dan Jerman Umumkan Lockdown Kedua Setelah Kasus Covid-19 Meningkat

Perancis dan Jerman Umumkan Lockdown Kedua Setelah Kasus Covid-19 Meningkat

Global
Iran: Menghina Nabi Muhammad Artinya Menghina Semua Muslim

Iran: Menghina Nabi Muhammad Artinya Menghina Semua Muslim

Global
[POPULER GLOBAL] Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana | Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad

[POPULER GLOBAL] Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana | Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad

Global
1 Juta Pasien Covid-19 India Sembuh dalam 13 Hari

1 Juta Pasien Covid-19 India Sembuh dalam 13 Hari

Global
Hewan Laut Banyak yang Mati di Kamchatka, Apa Penyebabnya?

Hewan Laut Banyak yang Mati di Kamchatka, Apa Penyebabnya?

Global
Ranjau yang Dipasang untuk Cegah Pembelot Meledak, Puluhan Tentara Korut Terluka

Ranjau yang Dipasang untuk Cegah Pembelot Meledak, Puluhan Tentara Korut Terluka

Global
Digambarkan secara Cabul, Erdogan Sebut Charlie Hebdo Brengsek

Digambarkan secara Cabul, Erdogan Sebut Charlie Hebdo Brengsek

Global
Australia Mulai Buka Perbatasan Antar-negara bagian

Australia Mulai Buka Perbatasan Antar-negara bagian

Global
'Tolong Bilang Istri Saya, Telepon Ini Tidak Bisa Diperbaiki'

"Tolong Bilang Istri Saya, Telepon Ini Tidak Bisa Diperbaiki"

Global
Hilang 12 Hari Saat 'Perjalanan Spiritual', Wanita Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Hilang 12 Hari Saat 'Perjalanan Spiritual', Wanita Ini Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad di Perancis, Tagar #IStandWithFrance Viral di India

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad di Perancis, Tagar #IStandWithFrance Viral di India

Global
PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

Global
Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Global
komentar
Close Ads X