Di Lingkungan Gedung Putih Muncul Lagi Korban Positif Covid-19

Kompas.com - 23/07/2020, 23:27 WIB
Petugas membersihkan area sekitar podium sebelum pengarahan harian satuan tugas wabah virus corona (COVID-19) di ruang briefing Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis/foc/djo ANTARA FOTO/REUTERS/LEAH MILLISPetugas membersihkan area sekitar podium sebelum pengarahan harian satuan tugas wabah virus corona (COVID-19) di ruang briefing Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis/foc/djo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pejabat administrasi Trump melaporakan pada Rabu (22/7/2020), bahwa seorang pekerja kafetaria di Gedung putih telah dinyatakan positif Covid-19.

Karyawan tersebut bekerja di kafetaria di Eisenhower Executive Office Building, yang terletak tepat di seberang West Executive Avenue, yang ditutup pada pekan ini setelah kasusnya dikonfirmasi.

Melansir New York Post pada Kamis (23/7/2020), Gedung Putih sedang melakukan pelacakan kontak dan mengatakan kepada para pejabat bahwa tidak ada alasan untuk khawatir atau melakukan karantina mandiri.

Baca juga: Ingin Wabah Covid-19 Berakhir, Warga di India Puja Dewi Corona

"Tidak ada alasan untuk panik atau khawatir," kata pihak Gedung Putih dalam email yang dikirim ke para pejabat dan diperoleh oleh NBC News.

Dikatakan juga dalam email tersebut, "Unit Medis Gedung Putih telah melakukan pelacakan kontak dan berdasarkan wawancara dengan para staf, tidak ada staf kantor eksekutif presiden (EOP) yang harus melakukan karantina mandiri karena alasan paparan virus corona."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, menurut laporan NBC, Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower merumahkan kantor wakil presiden, Dewan Keamanan Nasional dan anggota staf senior, termasuk pejabat satuan tugas Covid-19.

Baca juga: Negatif Covid-19 Tiga Kali, Wanita Ini Meninggal dengan Gejala Virus Corona

Kantin dikelola oleh kontraktor pemerintah di bawah pengawasan Administrasi Layanan Umum (GSA) yang mengelola gedung.

"Semua protokol yang tepat telah disediakan oleh vendor termasuk masker, sarung tangan, pelindung plastik saat check out, dan tidak disediakan layanan makan di tempat," kata juru bicara GSA kepada NBC News.

Unit Medis Gedung Putih telah melakukan pelacakan kontak dan menetapkan bahwa risiko penularan kembali terhadap staf rendah.

Baca juga: Ketua DPR AS Sebut Virus Corona sebagai Virus Trump

Beberapa orang yang dekat dengan Presiden Trump telah terinfeksi virus corona ini, sementara Trump masih dinyatakan aman dari virus corona.

Pada Mei, seorang pelayan pribadi Trump dan juru bicara satgas virus corona Gedung Putih Katie Miller, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Awal bulan ini seorang wartawan Gedung Putih juga dinyatakan positif terkena virus corona.

Baca juga: AS Tangkap Dua Peretas Asal China yang Dicurigai Mencuri Data Vaksin Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.