Kampanye Presiden AS Tak Biasa Kanye West: Aborsi hingga Menangis

Kompas.com - 21/07/2020, 13:31 WIB
Kanye West tampil dalam kampanye calon Presiden AS pertamanya pada 19 Juli di North Charleston, Ini merupakan penampilan perdana West sejak mengumumkan dirinya ingin jadi Presiden AS. Lauren Petracca Ipetracca/The Post And Courier via APKanye West tampil dalam kampanye calon Presiden AS pertamanya pada 19 Juli di North Charleston, Ini merupakan penampilan perdana West sejak mengumumkan dirinya ingin jadi Presiden AS.

NORTH CHARLESTON, KOMPAS.com - Peluncuran kampanye perdana Kanye West untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, dipertanyakan para penggemarnya karena langkah yang tak lazim di Charleston, Carolina Selatan.

West, 43 tahun, menjadi kandidat presiden AS dengan kendaraan partai yang ia sebut sendiri "Birthday Party" atau Partai Ulang Tahun namun sejauh ini tidak ada kebijakan yang ia ajukan terkait partai itu.

Dalam acara tersebut, West nampak membuat kebijakan politik tanpa persiapan khusus, dan melontarkan nyinyiran, termasuk masalah aborsi dan Harriet Tubman, seorang aktivis kulit hitam abad ke-19, yang lahir sebagai anak budak dan menjadi pejuang menghapus perbudakan.

Baca juga: Jika Jadi Presiden AS, Kanye West Janjikan Jutaan Dollar AS bagi yang Punya Bayi

Para penggemarnya mempertanyakan apakah upaya ikut kampanye pemilihan presiden pada menit terakhir untuk bertarung mendapat takhta di Gedung Putih, sebenarnya adalah bagian dari strategi promosi.

Kampanye ini diadakan di aula konferensi dan pernikahan di kota, yang terbuka hanya bagi tamu yang sudah terdaftar - Tapi di dalam situs kampanye West tak ditampilkan menu pendaftaran untuk orang-orang yang ingin datang ke acara tersebut.

Rapat umum di Charleston juga tak banyak mengklarifikasi apakah kampanye West ini asli atau tidak.

Tapi pada sebuah cuitan yang telah dihapus pada akun resmi West Sabtu lalu, terdapat daftar lagu dari album barunya. Hal ini menambah panjang spekulasi pencalonan West sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat.

Baca juga: Kanye West Gelar Kampanye Calon Presiden AS Tak Lazim

Apa yang dikatakan Kanye West saat kampanye?

West muncul dengan cukuran rambut "2020" di belakang kepalanya, dan menggunakan rompi pelindung keamanan, dan berbicara pada orang banyak tanpa menggunakan pengeras suara.

Di antara pengunjung yang hadir juga tidak tersedia pengeras suara, sehingga West berkali-kali mengatakan untuk diam kepada yang hadir agar dia bisa mendengarkan pertanyaan-pertanyaan dengan jelas.

Ada bagian di mana West mulai menangis saat membicarakan tentang aborsi. Ia mengatakan orangtuanya dulu hampir mengugurkannya, "Tidak akan ada Kanye West, karena ayah saya terlalu sibuk."

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X