Mahathir Tak Mengintervensi agar Anaknya Jadi Calon Wakil PM Malaysia

Kompas.com - 30/06/2020, 10:33 WIB
Eks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat berbicara dalam konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, 18 Mei 2020. REUTERS/LIM HUEY TENGEks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat berbicara dalam konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, 18 Mei 2020.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengungkapkan terpilihnya sang anak, Datuk Seri Mukhriz Mahathir Mohamad sebagai kandidat Wakil Perdana Menteri (DPM) Malaysia bukan intervensi dari dirinya.

Politisi dengan julukan Dr M itu menuturkan, kabar pencalonan tersebut merupakan usaha dari anaknya sendiri.

Mahathir menjelaskan dirinya tidak melakukan usaha nepotisme untuk anaknya terpilih menggantikan posisi dirinya.

Terakhir, Mukhriz Mahathir telah disebut menjadi kandidat DPM II dari koalisi Pakatan Harapan.

Pakatan Harapan saat ini menjadi partai koalisi yang terdiri dari partai Partai Aksi Demokratis (Democratic Action Party/DAP), Partai Keadilan Rakyat, dan Partai Amanah Negara.

Baca juga: Mahathir Mohamad Ungkap Alasannya Mundur sebagai PM Malaysia

Penunjukan Mukhriz sebagai kandidat DPM II oleh Ketua Partai Amanah Negara, Mohamad Sabu dan Sekretaris Umum Partai Aksi Demokratis, Lim Guan Eng, pada 22 Juni lalu, dijelaskan Mahathir bahwa itu bukan usulan dari dirinya.

Di sisi lain, dia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki hak untuk menolak nama Mukhriz ketika telah diusung partai untuk mengisi posisi tersebut.

“Saya dipenuhi dilema. Saya telah melarang putra saya untuk melibatkan diri dalam politik, khususnya sebagai anggota partai yang berkuasa, saat saya menjadi perdana menteri untuk pertama kalinya. Saya tidak ingin dituduh mempraktikkan nepotisme dan memberikan perlakuan istimewa kepada keluarga saya," ujar Mahathir pada Senin yang dilansir dari Malay Mail (29/6/2020).

Namun, imbuhnya, anak-anaknya tidak seharusnya memikul tanggung jawab itu ketika dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri.

Baca juga: Raja Malaysia Sudah Minta Mahathir Mohamad Tak Mengundurkan Diri

"Mereka bebas terlibat dalam politik. Apakah mereka sukses atau tidak secara politis, itu tergantung pada diri mereka sendiri,” ujarnya.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X