Kasus Positif Covid-19 Melonjak, China Karantina 400.000 Warga Kota Anxin

Kompas.com - 29/06/2020, 15:14 WIB
Polisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020. REUTERS PHOTO/Martin PollardPolisi yang mengenakan masker terlihat di luar Pasar Grosir Xinfadi, yang ditutup karena adanya penyebaran baru virus corona, di Beijing, China, pada 13 Juni 2020.

BEIJING, KOMPAS.com - Kota Anxin, Provinsi Hebei, China, dikarantina total alias di- lockdown setelah ditemukan 13 kasus positif Covid-19.

Semua kasus tersebut terkait dengan klaster Pasar Xinfadi di Beijing, ibu kota "Negeri Panda". Kota Anxin terletak sekitar 150 kilometer (km) barat daya Beijing.

Dari kasus tersebut, lima orang di antaranya merupakan orang tanpa gejala (OTG), seperti dilansir South China Morning Post, MInggu (28/6/2020). Kini, sekitar 400.000 penduduk di Anxin diawasi dengan ketat.

Tim penanganan virus corona di kota tersebut mengatakan, kondisinya sangat parah. Oleh karena itu, pembatasan sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut di Anxin.

Tidak ada orang luar ataupun kendaraan dari luar yang boleh memasuki Anxin. Jika benar-benar ada keperluan, setiap keluarga hanya boleh mewakilkan satu orang untuk pergi ke luar rumah dan hanya satu kali dalam sehari.

Baca juga: Muncul Klaster Baru Corona, China Tutup Pabrik Pepsi dan Stop Impor Ayam dari AS

Warga juga akan didata dengan kartu identitas dan dicek suhu tubuhnya setiap kali masuk atau keluar dari desa, komunitas, atau pintu masuk bangunan.

Semua kader partai komunis China, untuk seluruh level dan jabatan, diminta untuk "merawat dengan baik" keluarga dan teman mereka.

Kader dan anggota partai komunis juga diminta untuk memantau siapa saja yang melanggar peraturan di wilayah tempat tinggal mereka.

Tim penanganan virus corona mengatakan, warga harus saling memantau satu sama lain dan pihak kepolisian harus menghukum siapa saja yang melanggar peraturan. 

Pemerintah lokal juga merekrut 80 relawan dalam pelaksanaan pencegahan epidemik, di mana mereka harus memiliki gelar akademik atau paling tidak sedang duduk di bangku kuliah.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Partai Baru Mahathir Bernama Parti Pejuang Tanah Air, Apa Alasannya?

Global
Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Dituduh Sebabkan Pakatan Harapan Kolaps, Begini Sindiran Mahathir ke UMNO

Global
Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Liburan Musim Panas Presiden Perancis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Global
Pilpres Belarus Rusuh, Video Viral Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Pilpres Belarus Rusuh, Video Viral Jeritan Demonstran yang Disiksa di Tahanan

Global
Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Kunjungan Delegasi AS ke Taiwan, China: Jangan Main Api!

Global
Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Kenapa Trump Sebut Cawapres Kamala Harris Wanita Gila? Begini Ceritanya...

Global
UEA Ambil 'Langkah Berani' Menormalisasi Hubungan dengan Israel

UEA Ambil "Langkah Berani" Menormalisasi Hubungan dengan Israel

Global
[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

[POPULER GLOBAL] Pemerintah Mozambik Berkomentar soal Amonium Nitrat di Lebanon | 500 Jemaah Masjid Hagia Sophia Terdiagnosis Covid-19

Global
Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Gelar Perjanjian Damai dengan UEA, Israel Setuju Tak Caplok Tepi Barat

Global
Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Trump Umumkan Perjanjian Damai antara Israel dan Uni Emirat Arab

Global
Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Pejabat Iran Peringatkan Ledakan di Fasilitas Ini Bisa Lebih Besar dari Lebanon

Global
Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Kena Tekanan Darah Rendah Saat Pidato, Presiden Suriah Minta Duduk 1 Menit

Global
Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Duterte Bakal Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia pada Mei 2021

Global
Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Trump: Hong Kong Takkan Pernah Sukses di Bawah Kendali China

Global
Veronica Koman Akui Pernah Bayar Sejumlah Uang Pengembalian Beasiswa

Veronica Koman Akui Pernah Bayar Sejumlah Uang Pengembalian Beasiswa

Global
komentar
Close Ads X