China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

Kompas.com - 24/05/2020, 17:47 WIB
Ilustrasi vaksin corona ShutterstockIlustrasi vaksin corona

BEIJING, KOMPAS.com -  China sedang mengerjakan rencana untuk memberikan vaksin Covid-19 pada beberapa kelompok pada akhir tahun ini walaupun uji coba belum selesai pada saat itu, hal ini diterangkan oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu.

Dilansir South China Morning Post, Gao Fu mengatakan, Program Imunisasi Nasional sedang menyusun pedoman untuk menentukan siapa yang berhak menerima vaksin.

Dengan jumlah infeksi kini yang dilaporkan setiap hari di China dalam angka tunggal, pengembang vaksin dapat berjuang untuk menyelesaikan tahap akhir percobaan vaksin karena mereka tidak akan memiliki cukup kasus untuk dibandingkan.

"Program Imunisasi Nasional memperhatikan dengan saksama dan mempelajari kelompok populasi mana yang dapat divaksin, kapan harus divaksin, dan apa yang mungkin dapat membenarkan soal penggunaan vaksin darurat," kata Gao di sela-sela Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China di Beijing pada Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: AS Janjikan Vaksin Virus Corona Bakal Dibagikan ke Seluruh Dunia

“Saya percaya kami akan memutuskan berdasarkan situasi tertentu karena kami tidak akan mengikuti protokol yang biasa, kalau tidak, waktu akan habis. Kami juga tidak dapat (memutuskan) berdasarkan pada pengetahuan kami tentang virus corona karena virus ini sangat unik, ”katanya.

Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, adalah virus corona ketujuh yang diketahui terjadi pada manusia.

Virus yang keenam dapat menyebabkan infeksi fatal, seperti sindrom pernapasan akut dan sindrom pernapasan Timur Tengah, atau penyakit yang jauh lebih ringan seperti pilek biasa.

Sementara itu, vaksinasi secara luas dipandang sebagai satu-satunya solusi medis yang dapat mengakhiri pandemi Covid-19, yang telah menginfeksi lebih dari 5,3 juta orang dan menewaskan lebih dari 340.000 orang di seluruh dunia.

Ada lebih dari 120 kandidat vaksin yang sedang dikembangkan. Sebuah vaksin dikembangkan bersama oleh Tianjin yang berbasis di CanSino dan Akademi Ilmu Kedokteran Militer.

Itu adalah yang pertama di China yang memasuki percobaan pada manusia fase-ganda, dan terkontrol plasebo untuk melihat seberapa efektif vaksin itu.

Baca juga: China Bersumpah Vaksin Corona Akan Jadi Barang Publik Global

Halaman:
Baca tentang

Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Sebut China telah Melakukan Kegiatan Ilegal di Laut China Selatan

AS Sebut China telah Melakukan Kegiatan Ilegal di Laut China Selatan

Global
WHO: Banyak Negara Menuju 'Arah yang Salah' Tangani Covid-19

WHO: Banyak Negara Menuju "Arah yang Salah" Tangani Covid-19

Global
Siap Luncurkan Pesawat ke Mars, Uni Emirat Arab Akan Cetak Sejarah

Siap Luncurkan Pesawat ke Mars, Uni Emirat Arab Akan Cetak Sejarah

Global
Bosan Hidup di Karantina, Jair Bolsonaro Ingin Tes Covid-19 Lagi

Bosan Hidup di Karantina, Jair Bolsonaro Ingin Tes Covid-19 Lagi

Global
Pekerja Indonesia Tak Sadarkan Diri di Arab Saudi, Diduga Disiksa

Pekerja Indonesia Tak Sadarkan Diri di Arab Saudi, Diduga Disiksa

Global
Terungkap, Bus Terjun ke Waduk dan Bunuh 21 Orang karena Si Sopir Balas Dendam

Terungkap, Bus Terjun ke Waduk dan Bunuh 21 Orang karena Si Sopir Balas Dendam

Global
Janji Kampanye Joe Biden: Reformasi Imigrasi Jadi Agenda Utama

Janji Kampanye Joe Biden: Reformasi Imigrasi Jadi Agenda Utama

Global
Kasus Covid-19 Dunia Capai 1 Juta dalam 5 Hari, Ini Peringatan WHO

Kasus Covid-19 Dunia Capai 1 Juta dalam 5 Hari, Ini Peringatan WHO

Global
Pejabat Gedung Putih Sebut Joe Biden Calon Anggota Partai Komunis China

Pejabat Gedung Putih Sebut Joe Biden Calon Anggota Partai Komunis China

Global
Selama Jadi Presiden AS, Trump Membuat 20.000 Klaim Palsu dan Menyesatkan

Selama Jadi Presiden AS, Trump Membuat 20.000 Klaim Palsu dan Menyesatkan

Global
Wakil Presiden Pantai Gading Mengundurkan Diri Setelah PM Meninggal

Wakil Presiden Pantai Gading Mengundurkan Diri Setelah PM Meninggal

Global
Rusia Sebut Perubahan Hagia Sophia Jadi Masjid Masalah Internal Turki, tapi...

Rusia Sebut Perubahan Hagia Sophia Jadi Masjid Masalah Internal Turki, tapi...

Global
[POPULER GLOBAL] Ancaman Yunani ke Turki soal Hagia Sophia | 71 Orang Tertular Covid-19 dari 1 Wanita

[POPULER GLOBAL] Ancaman Yunani ke Turki soal Hagia Sophia | 71 Orang Tertular Covid-19 dari 1 Wanita

Global
Warga Yahudi di Inggris Menolak Keras Aneksasi Israel atas Tepi Barat

Warga Yahudi di Inggris Menolak Keras Aneksasi Israel atas Tepi Barat

Global
Aniaya WNI hingga Tewas, Ini Identitas Mandor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118

Aniaya WNI hingga Tewas, Ini Identitas Mandor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118

Global
komentar
Close Ads X