Ini Alasan Pemerintah Swedia Tidak Terapkan Lockdown

Kompas.com - 10/05/2020, 08:00 WIB
Orang-orang Swedia berolahraga di luar dengan menjaga jarak fisik, di tengah wabah virus corona yang sedang merebak. Foto diambil di Stockholm pada 6 April 2020. TT NEWS AGENCY via REUTERSOrang-orang Swedia berolahraga di luar dengan menjaga jarak fisik, di tengah wabah virus corona yang sedang merebak. Foto diambil di Stockholm pada 6 April 2020.

KOMPAS.com - Ketika mayoritas negara di Eropa melakukan karantina wilayah untuk menanggulangi pandemi Covid-19, Swedia menjadi negara satu dari sedikit negara yang membiarkan kehidupan masyarakatnya berjalan seperti biasa.

Setelah musim dingin yang panjang, tubuh terasa lebih hangat saat duduk di luar ruangan di ibu kota Swedia, Stockholm. Masyarakat lokal menikmati kesempatan tersebut.

Banyak orang menikmati es krim di bawah patung raksasa Thor, dewa dalam mitologi Viking, di Alun-Alun Mariatorget. Muda-mudi menikmati waktu menyenangkan itu dengan duduk di trotoar.

Di wilayah lain di Stockholm, klub malam tetap beroperasi, walau kegiatan yang melibatkan lebih dari 50 orang sebenarnya telah dilarang sejak akhir pekan ini.

Kondisi itu terlihat berbeda dibandingkan dengan tetangga Swedia, Denmark, yang telah melarang aktivitas melibatkan 10 orang atau Inggris yang melarang warganya bertemu orang selain anggota keluarga di satu rumah.

Baca juga: Kasus Pertama Covid-19 di Swedia Mungkin Terjadi pada November 2019

'Setiap orang punya tanggung jawab besar'

Jalanan di kota-kota di Swedia memang terlihat lebih sepi ketimbang biasanya. Perusahaan transportasi publik di Stockholm, SL, menyebut penumpang kereta bawah tanah dan kereta listrik turun hingga 50 persen.

Survei lokal juga menunjukkan bahwa hampir setengah warga Stockholm saat ini bekerja dari rumah.

Stockholm Business Region, sebuah perusahaan milik pemerintah Swedia yang mendukung komunitas bisnis lokal berskala internasional, memperkirakan terjadi peningkatan pola kerja jarak jauh hingga 90 persen.

Situasi itu terwujud karena angkatan kerja yang menguasai teknologi dan tradisi lokal yang sejak lama menyokong praktik kerja dari luar kantor.

"Setiap perusahaan yang memiliki tanggung jawab mengambil kebijakan itu, menjalankannya. Dan itu memang berjalan," kata CEO Stockholm Business Region, Staffan Ingvarsson.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelompok Pria Bersenjata Tembak Mati 6 Turis Perancis dan 2 Petugas Cagar Alam di Niger

Kelompok Pria Bersenjata Tembak Mati 6 Turis Perancis dan 2 Petugas Cagar Alam di Niger

Global
Viral, Foto Bokong Matador Diseruduk Banteng sampai Terlempar ke Udara

Viral, Foto Bokong Matador Diseruduk Banteng sampai Terlempar ke Udara

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kota Berusia 300 Tahun Muncul Lagi, Warga Filipina Geger | Haji 2020 Sukses, Arab Saudi Mulai Lirik Umrah

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kota Berusia 300 Tahun Muncul Lagi, Warga Filipina Geger | Haji 2020 Sukses, Arab Saudi Mulai Lirik Umrah

Global
Krisis Kepercayaan di Lebanon, Perdana Menteri Tawarkan Ide Pemilihan Dini

Krisis Kepercayaan di Lebanon, Perdana Menteri Tawarkan Ide Pemilihan Dini

Global
Menteri Informasi Lebanon Mengundurkan Diri Pasca-Ledakan di Beirut dan Unjuk Rasa Warga

Menteri Informasi Lebanon Mengundurkan Diri Pasca-Ledakan di Beirut dan Unjuk Rasa Warga

Global
Ekuador Awasi 260 Kapal Penangkap Ikan China di Dekat Perairan Galapagos

Ekuador Awasi 260 Kapal Penangkap Ikan China di Dekat Perairan Galapagos

Global
Hujan Lebat 3 Hari, Hampir 50 Orang di Pakistan Tewas

Hujan Lebat 3 Hari, Hampir 50 Orang di Pakistan Tewas

Global
Selingkuh, Guru SD Kepergok Berhubungan Seks dengan Orangtua Murid

Selingkuh, Guru SD Kepergok Berhubungan Seks dengan Orangtua Murid

Global
Terekam Tendang Perempuan Lansia, Penjaga Keamanan RS Ini Ditangkap

Terekam Tendang Perempuan Lansia, Penjaga Keamanan RS Ini Ditangkap

Global
100 Hari Tanpa Penularan Lokal Virus Corona di Selandia Baru

100 Hari Tanpa Penularan Lokal Virus Corona di Selandia Baru

Global
Perempuan Iran Buat Podcast untuk Lawan Anggapan 'Suami Pukul Istri Itu Biasa'

Perempuan Iran Buat Podcast untuk Lawan Anggapan 'Suami Pukul Istri Itu Biasa'

Global
Heboh, Kambing Lahir dengan Mata di Mulut, Disembah bak Dewa

Heboh, Kambing Lahir dengan Mata di Mulut, Disembah bak Dewa

Global
Diduga Tak Bayar Uang Suap ke Polisi, Pria Ini Dijambak dan Disiksa

Diduga Tak Bayar Uang Suap ke Polisi, Pria Ini Dijambak dan Disiksa

Global
Aksi Demo di Thailand Meluber ke Kota-kota Lain

Aksi Demo di Thailand Meluber ke Kota-kota Lain

Global
Kisah Rumah di Tengah Jalan Layang, Pemilik 'Ngeyel' Tak Mau Digusur

Kisah Rumah di Tengah Jalan Layang, Pemilik "Ngeyel" Tak Mau Digusur

Global
komentar
Close Ads X