Kompas.com - 29/07/2021, 11:02 WIB
ilustrasi warteg kharisma bahari. SHUTTERSTOCK/farzand01ilustrasi warteg kharisma bahari.

KOMPAS.com - Aturan pemerintah untuk mengurangi aktivitas makan di luar rumah selama masa pandemi Covid-19 berdampak bagi sejumlah pelaku usaha makanan.

Wakil Pemilik Warteg Kharisma Bahari, Abdul Somad, menuturkan, selama pandemi Covid-19 usaha warteg di cabang daerah perkantoran mengalami penurunan omzet sekitar 30-50 persen.

Penurunan omzet usaha makanan yang sangat besar membuat para pelaku usaha harus memikirkan cara untuk mempertahankan usaha miliknya.

Baca juga: Pengusaha Warteg Tak Keberatan dengan Aturan Makan di Tempat 20 Menit

"Masa pandemi seperti ini, paling tidak harus pintar menyusun strategi jualan," kata Abdul kepada Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

"Dari segi belanjaan sampai pengolahannya, kita harus bisa mengatur dan mengontrol," lanjutnya.

Abdul mengatakan sudah melakukan beberapa strategi penjualan pada masa pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulai dari mematuhi protokol kesehatan, memperluas metode pemesanan melalui ojek online, sampai mengurangi porsi masakan.

"Kita juga melakukan pengolahan dan pengurangan jumlah masakan," kata Abdul.

Baca juga: PPKM Level 4, Warteg Boleh Dine In 20 Menit dan Restoran Hanya Takeaway

"Kalau satu hari warung itu ramai dan bisa menghabiskan makanan sebanyak satu kilogram, artinya jangan masak langsung satu kilogram," jelasnya.

Kini pengusaha warteg akan masak makanan setengah dari porsi biasa. Setelah makanan habis terjual, baru masak lagi.

Ilustrasi wartegKOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Ilustrasi warteg

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.