Kompas.com - 19/05/2021, 16:16 WIB

KOMPAS.com – Kamu mungkin sering melihat istilah santan kental, sedang, hingga encer dalam sebuah resep.

Ketiga varian santan ini sebenarnya sama-sama santan, hanya saja konsistensinya berbeda.

Baik santan kental, sedang, maupun encer bisa digunakan untuk beragam jenis masakan. Termasuk salah satunya empal gentong khas Cirebon.

Executive Chef GH Universal Hotel Bandung Anton Kuswendi memberikan sedikit tips penggunaan tiga varian santan untuk masakanmu.

Baca juga: Beda Fungsi Santan Kental dan Santan Encer, Simak Tips Berikut

ilustrasi santan kelapa. SHUTTERSTOCK/MIKHAILOV STUDIO ilustrasi santan kelapa.

Gunakan santan encer untuk memasak empal gentong kuah pertama, yakni saat proses perebusan daging bersama bumbu dan rempah.

Saat akan disajikan, tambahkan lagi santan kental atau sedang pada empal gentong.

“Untuk penyajian gunakan santan perasan pertama atau perasan kelapa kedua. Santan kental bisa untuk masakan seperti rendang, gulai, opor bistik, soto, dan lain-lain,” kata Anton pada Kompas.com, Selasa (18/5/2021).

Setelah tahu fungsinya, lantas bagaimana cara membuat santan kental, sedang, maupun encer? Berikut ini tipsnya.

Baca juga: Tips Simpan Santan Segar agar Awet

Ilustrasi kelapa parut untuk taburan kue, membuat botok dan santan. SHUTTERSTOCK/IKA RAHMA H Ilustrasi kelapa parut untuk taburan kue, membuat botok dan santan.

Santan kental

Untuk santan kental, Anton menyarankan untuk menggunakan 1 kilogram parutan kelapa yang sudah tua. Lalu diperas dengan air kelapa 500 ml.

Perasan pertama tersebut bisa kamu gunakan sebagai santan kental.

Sementara Chef Aguk Prasetiyo dari Hotel Santika Cirebon menyarankan perbandingan kelapa parut dan air untuk membuat santan kental adalah 2:1. Dua kilogram kelapa parut diperas dengan 1 liter air, misalnya.

Baca juga: Cara Membuat Santan Kental, Bekal Bikin Nasi Kuning yang Gurih

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.