Kompas.com - 03/02/2021, 18:16 WIB
Ilustrasi nastar, kue khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas. SHUTTERSTOCK/ARIS SETYAIlustrasi nastar, kue khas Lebaran di Indonesia. Nastar berisi selai nanas.

Isi nastar yang terlalu basah akan meletup dan membuat kue pecah.

Apabila kamu membeli selai nanas yang dirasa terlalu lembek dan warnanya masih terlalu muda (kuning) sangrai lagi di teflon agar kadar airnya mengering.

Kamu juga bisa meniriskan selai nanas di atas saringan sebelum dipakai agar kadar airnya keluar.

Baca juga: Resep Nastar Anti Gagal ala Hotel, Yuk Buat di Rumah

4. Suhu oven terlalu tinggi

Kue kering berbeda dengan cake atau roti, tidak perlu dimasak dengan suhu tinggi agar bentuknya mengembang tinggi.

Suhu oven yang terlalu tinggi justru membuat adonan kue jadi retak. Pada beberapa resep nastar bahkan hanya menggunakan api bawah.

Maka tak heran, kue nastar yang dimasak dengan oven tangkring bentuknya tak kalah cantik dengan oven listrik.

5. Salah resep

Resep makanan khususnya kue kering pada akhirnya adalah eksperimen dan jam terbang.

Tidak ada salahnya mengikuti resep orang lain. Namun, faktor kecil seperti merek oven, cara campur adonan, sampai merek bahan berpengaruh pada rasa dan bentuk kue.

Baca juga: Resep Kue Kering Coklat Chip, Bisa Jadi Hadiah Valentine

Saran Kompas.com jangan takut untuk bereksperimen. Gunakan bahan dalam jumlah sedikit untuk eksperimen mendapatkan resep kue nastar terbaik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X