Cara Kemas Tempe agar Aman Dikirim ke Luar Negeri

Kompas.com - 14/09/2020, 09:09 WIB
Ilustrasi tempe dibungkus daun pisang. SHUTTERSTOCK/HABIB FARINDRAIlustrasi tempe dibungkus daun pisang.

KOMPAS.com - Bagi kamu yang memiliki kerabat atau saudara di luar negeri dan rindu makan tempe, kamu bisa mengirim tempe.

Baca juga: Resep Botok Tempe, Makanan yang Murah, Lezat, dan Bergizi

Namun sering menjadi masalah adalah ketika membawa tempe dalam keadaan mentah, dan saat berada dalam pesawat kamu sering menggunakan kargo, dan bisa menempuh perjalanan dalam jangka waktu yang lama.

Selain itu juga perjalanan paket dari Indonesia ke luar negeri. Perlu diingat tempe bukanlah makanan yang tahan lama, kandungan bakteri baik (Rizhopus oligophorus) di dalamnya membuat makanan ini rentan basi.

Melansir salah satu artikel di Kompas.com, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tempe dapat bertahan dalam perjalanan pengiriman luar negeri.

Tips ini diambil dari para pengerajin di Rumah Tempe Indonesia (RTI) yang terbiasa mengirim tempe dalam skala besar ke berbagai negara.

Pakai kemasan kedap udara

Kunci dari mengemas tempe adalah menjaga si bakteri baik, agar tidak tercemar atau berubah jadi bakteri yang bikin basi.

Baca juga: Resep Tempe Orek Kering, Masak Dulu untuk Makan Nasi Kuning Tumpeng

Sarannya adalah dengan membungkus rapat menggunakan vakum sehingga tidak ada udara keluar masuk plastik tempe tersebut.

Namun, tempe yang divakum ialah yang belum berkembang jamur dari raginya. Biasanya satu hari sebelum matang atau siap konsumsi.

Kamu lebih baik mengatakan ke produsen atau yang menjajakan tempe untuk memesan sebelum tempe jadi atau jamur raginya belum tumbuh, segera divakum dan jangan diberi lubang.

Ilustrasi tempeshutterstock Ilustrasi tempe

Plastik tempe sendiri pada umumnya memiliki sobekan-sobekan kecil, guna mengalirkan udara untuk kebutuhan hidup bakteri baiknya.

Setelah tempe sampai tujuan, barulah bisa melubangi atau memberikan sobekan-sobekan kecil di permukaan plastik pembungkus tempe.

Kemudian diamkan satu hari agar jamur bakteri baik berkembang, setelah itu baru siap masak.

Saat proses pelubangan atau pemberian sobekan di plastik, disarankan jangan sampai menganga, cukup sobekan kecil. Pasalnya jika lubang menganga akan menjadi tempat masuknya bakteri lain dan membuat tempe cepat basi.

Gunakan tempe yang dibuat secara higienis, agar tempe bisa bertahan lama. Sehingga ketahanan tempe semakin lama dan tidak berubah rasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X