Restoran Sederhana Benhil, Penurunan Omzet dan Persiapan untuk Kondisi Terburuk

Kompas.com - 10/09/2020, 18:03 WIB
Pelayan mengenakan masker dan pelindung wajah saat mempersiapkan pesanan makanan di Restoran Sederhana, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Sebagai bagian dari rencana penerapan kenormalan baru 8 Juni 2020, pemerintah DKI Jakarta mengharuskan pengusaha rumah makan membatasi kapasitas maksimal 50 persen, larangan penyajian makanan secara prasmanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPelayan mengenakan masker dan pelindung wajah saat mempersiapkan pesanan makanan di Restoran Sederhana, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Sebagai bagian dari rencana penerapan kenormalan baru 8 Juni 2020, pemerintah DKI Jakarta mengharuskan pengusaha rumah makan membatasi kapasitas maksimal 50 persen, larangan penyajian makanan secara prasmanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.


KOMPAS.com – Restoran dan warung makan di area Jakarta mulai Senin (14/9/2020) tidak lagi dapat melayani pengunjung yang makan di area restoran atau dine in.

Hal itu diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers yang disiarkan lewat Facebook Pemerintah Provinsi DKI, Rabu (9/9/2020).

Pemprov DKI Jakarta menarik rem darurat dan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) secara ketat seperti yang sempat dilakukan pada awal pandemi.

Salah satu restoran dan warung makan yang mengalami dampak paling signifikan dari kebijakan ini adalah yang berlokasi di area sekitar perkantoran.

Hal itu disampaikan oleh Suryadi, pemimpin Restoran Sederhana cabang Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Makan di Area Restoran Dilarang, 9 Aturan untuk Restoran dan Warung Makan di Jakarta Selama PSBB

“Saya dengar itu dari Pak Anies perkantoran enggak boleh beroperasi, harus dari rumah. Jadi karena posisi kami di sini bisa dikatakan 75-80 persen konsumen kami itu orang kantor, ya sudah apa boleh buat,” kata Suryadi.

Selain aturan baru soal restoran dan warung makan yang tak boleh melayani makan di rumah, Anies juga mengumumkan perkantoran di area Jakarta untuk memberlakukan kerja dari rumah sepenuhnya mulai Senin (14/9/2020).

Pelayan menggunakan masker dan pelindung wajah saat melayani pengunjung di kasir di Restoran Sederhana, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Sebagai bagian dari rencana penerapan kenormalan baru 8 Juni 2020, pemerintah DKI Jakarta mengharuskan pengusaha rumah makan membatasi kapasitas maksimal 50 persen, larangan penyajian makanan secara prasmanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pelayan menggunakan masker dan pelindung wajah saat melayani pengunjung di kasir di Restoran Sederhana, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Sebagai bagian dari rencana penerapan kenormalan baru 8 Juni 2020, pemerintah DKI Jakarta mengharuskan pengusaha rumah makan membatasi kapasitas maksimal 50 persen, larangan penyajian makanan secara prasmanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ini kalau saya boleh katakan, (kawasan) Bendungan Hilir, Sudirman, Hotel Indonesia, Juanda, itu sangat terasa pengaruhnya. Karena pusat kantor di sana semua,” sambung dia.

Suryadi menyebutkan hal berbeda mungkin terjadi pada restoran yang berada di kawasan perumahan warga.

Baca juga: Panduan di Area Dapur dan Kerja Restoran Saat Era New Normal dari Kemenparekraf

 

Menurut dia, restoran yang berada di kawasan tersebut akan tetap memiliki pelanggan yang memesan dari rumah masing-masing.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X