[POPULER FOOD] Jamur Enoki dan Bakteri Listeria | Minuman Paling Menjijikkan di Dunia

Kompas.com - 28/06/2020, 07:07 WIB
Ilustrasi jamur enoki. SHUTTERSTOCK/K321Ilustrasi jamur enoki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai jamur enoki yang dikaitkan dengan bakteri listeria masuk dalam salah satu berita yang banyak dibaca di Kompas.com Food dari 25-27 Juni 2020.

Selain itu, berita lain yang juga mendapat perhatian terkait dengan minuman paling aneh di dunia.

Dua berita resep masuk dalam jajaran lima berita terpopuler, terdiri dari resep Milo Lava Cake Kukus dan Arancini.

Lebih lengkap, berikut berita terpopuler Kompas.com Food periode 25-27 Juni 2020. 

Baca juga: Beda Fungsi Tepung Terigu Serbaguna, Protein Rendah, dan Protein Tinggi

1. Apa Itu Jamur Enoki? Dikaitkan sebagai Penyebab Wabah Listeria

Baru-baru ini jamur enoki dikaitkan dengan munculnya wabah listeria.

Listeria adalah infeksi yang disebabkan oleh kuman Listeria monocytogenes. Orang yang terkena listeria biasanya usai menyantap makanan yang telah terkontaminasi kuman tersebut.

Baca juga: Jamur Enoki Biasa untuk Masakan, Ada Penggantinya?

Pada Maret 2020 Ministry of Food and Drug Safety Korea Selatan menemukan Listeria monocytogenes pada jamur enoki produksi dua perusahaan asal Negeri Ginseng itu.

Lebih lengkapnya silahkan simak di sini.

2. 8 Minuman Paling Aneh di Dunia, Dibuat dengan Bahan yang Bikin Jijik

CNN Internasional merangkum minuman paling aneh dan menjijikkan di dunia.

Ada yang dibuat dari campuran air mata ikan tuna atau dada ayam yang mengalami proses penguapan dan disuling.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X