Kompas.com - 28/05/2022, 10:12 WIB

KOMPAS.com - Monkeypox atau cacar monyet akhir-akhir ini menjadi perbincangan dunia. Kenapa demikian?

Pasalnya penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis) tersebut menyerang di beberapa negara Eropa dan Amerika, sehingga negara lain juga harus lebih waspada terkait penularannya termasuk Indonesia.

Virus monkeypox merupakan anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.

Monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian, sehingga cacar ini dinamakan 'monkeypox'.

Di Afrika, infeksi monkeypox telah ditemukan pada banyak spesies hewan, diantaranya monyet, tikus dan tupai.

Baca juga: Orangtua, Kenali Ciri-Ciri Hepatitis Misterius pada Anak

Monkeypox dapat menular

Yuli Wahyu Rahmawati Dosen Fakultas Kedokteran (FK) UM Surabaya yang juga spesialis dermatovenereologist menjelaskan virus cacar monyet dapat ditularkan ke manusia ketika ada kontak langsung dengan hewan terinfeksi gigitan atau cakaran.

Termasuk penularannya dari pasien terkonfirmasi monkeypox, atau bahan yang terkontaminasi virus termasuk pengolahan daging binatang liar.

“Masuknya virus adalah melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau selaput lendir mata, hidung, atau mulut. Penularan antar manusia melalui kontak dengan sekresi pernapasan, lesi kulit dari orang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi,” jelas Yuli dilansir dari laman UM Surabaya.

Tenaga kesehatan, orang yang tinggal serumah dan kontak erat lain dengan cacar monyet ini yang berisiko tinggi tertular.

Penularan juga terjadi melalui plasenta dari ibu ke janin atau kontak selama persalinan. Penularan seksual masih belum jelas sehingga penelitian lebih lanjut diperlukan.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.