Kompas.com - 29/08/2021, 08:07 WIB
Ilustrasi sesak napas karena Covid-19 DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi sesak napas karena Covid-19

KOMPAS.com - Kondisi sesak napas akhir-akhir ini sering didapati di masyarakat. Apalagi sejak Covid-19, banyak masyarakat yang mencari tahu informasi terkait sesak napas. Baik yang diderita pada pasien Covid-19 atau sesak napas biasa.

Sesak napas atau dyspnea, kerap didasarkan pada kondisi kesulitan bernapas. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), Alfian Nur Rosyid, memaparkan, bahwa sesak napas secara sederhana dapat dipantau setidaknya dari dua hal, yang kemudian menentukan perkiraan penyebab sesak dan tindakan yang harus dilakukan.

Dua hal ini adalah simptom dan sign. "Simptom adalah sesuatu yang dikeluhkan oleh seseorang, apa yang diutarakan oleh pasien kepada dokter atau tenaga kesehatan. Sign adalah tanda dari sesak napas, yang harus diperiksa secara objektif melalui pemeriksaan medis," ungkap Alfian dilansir dari laman Unair.

Baca juga: Begini Takaran Garam-Gula Pasien Isoman, Saran Ahli Gizi UGM

Secara sederhana simptom adalah keluhan yang sifatnya subjektif yang dirasakan oleh pasien. Sedangkan sign adalah tanda bahwa seseorang tersebut mengalami sesak napas dan bersifat objektif. Lebih jelasnya, keduanya dibedakan sebagai berikut:

Simptom

Diagnosa sesak napas secara simptom, berarti perlunya memahami keluhan pasien. Keluhan tersebut sebagaimana yang dirasakan dan dilaporkan oleh pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pasien mengatakan bahwa dia mengalami sesak napas, dengan bahasa-bahasa yang dia ungkapkan,” sambungnya

Terdapat beberapa macam keluhan sesak napas yang disebutkan oleh pasien kepada dokter atau perawat.

Pasien dapat menyebutkan keluhan sesak napas sebagai napas yang berat, napas pendek, dada terasa berat, dada terasa sempit, napas tidak longgar, tersengal-sengal, menggos-menggos dan lain sebagainya.

“Keluhan-keluhan tersebut sejatinya sama dengan sesak napas, namun pasien menggunakan bahasa masing-masing untuk kemudian mengungkapkan secara lisan,” imbuh Alfian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.