Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/07/2021, 12:28 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencanangkan delapan indikator kinerja utama (IKU) untuk mengukur pencapaian perguruan tinggi (PT) negeri dan swasta.

Salah satu indikator tersebut adalah banyaknya jumlah lulusan yang mendapat pekerjaan layak dengan upah di atas upah minimum regional (UMR), menjadi wirausaha, hingga studi lanjut.

Mengutip Tribunnews.com, Selasa (3/11/2020), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengatakan, penentu kualitas lulusan adalah kelayakan pekerja.

Oleh karenanya, penilaian ini bukan hanya berdasarkan penyerapan di dunia pekerjaan, melainkan juga pendapatan dari para lulusan.

Salah satu PT swasta Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) mengusahakan hal tersebut. Data dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Ristek, lulusan Universitas BSI mencapai 12.774 dan rata-rata sudah bekerja serta ada yang menjadi wirausaha.

Baca juga: Fasilitasi Pendidikan Insan Kreatif Dunia Digital, Universitas BSI Hadirkan Beasiswa Digital Talent

Rektor Universitas BSI Mochammad Wahyudi mengatakan, pihaknya selalu memperbaiki kualitas dari tahun ke tahun. Setiap pelantikan wisuda, Universitas BSI pun meluluskan ribuan mahasiswa.

“Dari ribuan mahasiswa tersebut, rata-rata sudah bekerja dan sebagian ada yang sudah menjadi wirausaha/entrepreneur,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (29/7/2021).

Sebab, lanjutnya, Universitas BSI mempunyai wadah yang selalu membina para mahasiswa agar ketika lulus dapat langsung bekerja atau berwirausaha.

Wadah yang membina mahasiswa agar menjadi wirausaha sebelum wisuda, yakni BSI Entrepreneur Center (BEC). Lalu, bagi yang berniat untuk berkarier di perusahaan industri, pembinaan dilakukan melalui BSI Career Center (BCC).

Baca juga: Dengan BTS, Kini Mahasiswa Bisa Kuliah dengan Mudah dan Murah

“Bagi yang memiliki bakat di bidang startup, pembinaan dilakukan melalui BSI Startup Center (BSC). Lalu yang bagi yang ingin mengembangkan inovasinya, pembinaan melalui BSI Innovation Center (BIC),” jelasnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+