Kompas.com - 26/06/2021, 09:41 WIB
|

KOMPAS.com - Setiap anak memiliki talenta masing-masing. Sebagai orangtua, cukup membantu mengarahkan dan memfasilitasi bakat dan minat dari anaknya.

Bahkan jika ditekuni hingga dewasa, tak menutup kemungkinan hobi anak juga menjadi pekerjaannya di masa yang akan datang.

Banyak sekali bidang yang bisa menjadi daya tarik anak. Salah satunya yaitu, ketertarikan anak-anak di bidang olahraga.

Olahraga dan kesehatan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, karena jika ingin selalu sehat baik jasmani atau rohani bisa diperoleh dengan rutin berolahraga.

Baca juga: PPDB Jabar 2021 SMA/SMK Tahap 2 Dibuka, Ini Alur dan Jadwalnya

Mengenali potensi diri

Dilansir dari laman Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), terdapat berbagai jenis olahraga. Seperti, olahraga rekreasi, olahraga pendidikan serta olahraga prestasi.

Untuk olahraga prestasi tentu bisa diprogram dan direncanakan agar mencapai tujuan utamanya yaitu meraih prestasi.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meraih prestasi puncak adalah dengan mengenali potensi yang ada pada diri masing-masing, terutama pada anak usia dini.

"Perlu disadari bersama bahwa masing-masing anak tentu mempunyai bakat yang berbeda-beda. Anak tersebut dapat dikatakan berbakat apabila memiliki potensi yang berbeda dari teman-teman seusianya," kata Guru Besar UNY, Prof. Endang Rini Sukamti seperti dikutip dari laman UNY, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Peserta SBMPTBR 2021 Wajib Bawa Hasil Tes Rapid atau Swab

Menurut Endang, setelah mengetahui serta mengidentifikasi potensi anak. Khususnya bakat pada bidang olahraga yang dimiliki anak, maka orangtua dapat terus memonitor dan membina agar anak dapat meraih prestasi tertingginya.

"Dalam hal pencapaian prestasi, mengidentifikasi potensi secara spesifik terutama potensi fisik sangat dibutuhkan," tambah Prof. Endang.

Atlet berprestasi dicetak by design

Endang menekankan, satu hal penting yang tidak boleh terlupakan adalah atlet berprestasi itu dicetak by design, yakni dengan beberapa langkah berikut ini:

1. Mengoptimalkan latihan dan beberapa faktor penunjang prestasi lain.

2. Melakukan sinergisitas dengan para pelaku olahraga. Baik itu pembina olahraga, tenaga keolahragaan dan para pemangku kepentingan di bidang olahraga.

Baca juga: Pakar Unesa: PTM Terbatas Tetap Prioritaskan Keselamatan Semua

Endang menjelaskan, mencapai sebuah prestasi dalam olahraga tentu membutuhkan waktu yang lama dan jalan panjang. Untuk itu mengenali potensi anak sedari dini sangat penting agar kelak dapat mencetak prestasi dan menjadi atlet muda profesional.

Menjadi tugas orangtua, guru, pelatih, dan pemerintah untuk menggali serta mengoptimalkan bakat anak.

"Sehingga kelak tercipta generasi unggul di segala bidang, termasuk bidang olahraga," tegas Endang.

Baca juga: Kisah Inspiratif, Anak Kuli Bangunan Lolos SNMPTN di FMIPA UGM

Paparan ini disampaikan Prof. Endang dalam pidato ilmiahnya yang berjudul 'Identifikasi Potensi Fisik Anak Usia Dini Untuk Prestasi Olahraga' saat dikukuhkan menjadi Guru Besar Dalam Bidang Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.