Kompas.com - 18/05/2021, 10:48 WIB
 TKA yang bekerja di-PT BAI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. ANTARA/Nikolas Panama TKA yang bekerja di-PT BAI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Selama dua minggu terakhir, ratusan tenaga kerja asing (TKA) datang ke Indonesia.

Sebagai informasi, pada 8 Mei lalu ada 157 yang masuk ke Indonesia.

Baca juga: Kematian Covid-19 Naik, Epidemiolog UGM: Pemerintah Perlu Evaluasi

Selanjutnya pada 13 Mei lalu ada 110 orang TKA China yang masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno Hatta.

Masuknya ratusan tenaga kerja asing ini, langsung ditanggapi oleh Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM Hempri Suyatna.

Menurut Hempri, kejadian itu merupakan dampak dari penerapan implementasi UU Cipta Kerja.

Tak hanya TKA China, kata Hempri, ada juga TKA yang datang dari India.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi ini merupakan dampak juga dari implementasi UU Cipta Kerja di klaster ketenagakerjaan.

"Di mana ada klausul terkait TKA tidak perlu menunggu izin tertulis Menaker, tetapi perusahaan pengguna TKA melaporkan rencana kedatangan TKA," ucap dia melansir laman UGM, Selasa (18/5/2021).

Dia menyatakan, kedatangan banyaknya tenaga kerja China disebabkan banyaknya proyek investasi yang membutuhkan tenaga kerja dari negeri tirai bambu tersebut.

Satu sisi, lanjut dia, perekrutan TKA ini merupakan hak perusahaan pengguna, tapi seharusnya pemerintah lebih peka.

Baca juga: Telanjur Mudik? Epidemiolog UGM Sarankan 3 Hal Ini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X