Kompas.com - 18/05/2021, 09:14 WIB
Narendra Ning Ampeldenta (Rake) saat berada di Jerman. DOK.Narendra Ning AmpeldentaNarendra Ning Ampeldenta (Rake) saat berada di Jerman.
|

KOMPAS.com - Lebaran tahun lalu (2020), masyarakat tak bisa mudik. Bahkan tahun ini juga belum diperbolehkan untuk mudik Lebaran 2021.

Ini karena pandemi Covid-19 yang membuat sebagian besar negara memberlakukan pembatasan aktivitas manusia, termasuk dalam hal berkumpul.

Di tahun ini, meski dunia masih dalam cengkeraman Covid-19, namun dengan semakin banyak orang yang telah divaksinasi, timbul wajah baru Ramadhan 2021 yang diharapkan jauh lebih merona dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Ramadhan di Serbia, Mahasiswi Ini Dihujani Kejutan Manis

Namun nyatanya, suasana lebaran yang diharapkan jauh lebih baik tersebut tak berlaku di Jerman sebagai negara yang terkenal sebagai tanah inovasi.

Lebaran tak pernah pulang

Seperti diungkapkan Narendra Ning Ampeldenta, salah satu mahasiswa S1 Jurusan Interdisciplinary Engineering di Universitas Hochschule RheinMain Jerman.

Ia mengaku sudah terbiasa tidak pulang dan menjalani lebaran di Jerman. Bahkan tahun ini adalah tahun kelimanya merayakan lebaran di Jerman sejak bermukim tahun 2016 silam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap tahun lebaran di Jerman punya kesan tersendiri bagi Narendra atau yang biasa dipanggil Rake, tak terkecuali dua tahun belakangan ini.

"Kalau di tahun-tahun sebelum pandemi, suasana lebaran ala Indonesia sangat kental bikin saya sampai lupa kalau saya masih di Frankfurt," ujarnya, Selasa (18/5/2021).

"Sebab rasanya Franfurt kayak Indonesia karena shalat Idul Fitri digelar dan selepasnya masyarakat Indonesia berbondong-bondong berkumpul, foto-foto dan makan bersama di wisma Konsulat Jendral di Frankfrut," imbuhnya.

Rake, yang juga menjabat sebagai Direktur Komunikasi dan Informasi Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (Dirkominfo PPID) juga menceritakan pengalaman lain ketika Ramadhan di luar negeri di Jerman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X