KILAS

Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BRSDM Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru

Kompas.com - 12/05/2021, 14:28 WIB
Dokumentasi peserta didik Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM). Dok. Humas Kementerian Kelautan dan PerikananDokumentasi peserta didik Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).

KOMPAS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru tahun akademik 2021/2022.

Pendaftaran untuk pendidikan menengah dibuka mulai 10 Mei sampai 12 Juni 2021, sementara pendaftaran untuk satuan pendidikan tinggi dibuka mulai 10 Mei sampai 8 Juli 2021.

Sebagai informasi, satuan pendidikan tinggi di lingkungan KKP terdiri dari 13 Politeknik dan sebuah Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan yang menyelenggarakan program Diploma IV, III, dan I.

Satuan pendidikan menengah terdiri dari lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), meliputi SUPM Ladong, SUPM Pariaman, SUPM Kotaagung, SUPM Tegal, dan SUPM Waiheru.

Baca juga: Di Hadapan Perwakilan ASEAN dan Jepang, KKP Perkenalkan E-Jaring

Sementara itu, program Diploma IV diselenggarakan oleh Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Politeknik AUP).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program Diploma III diselenggarakan oleh Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) Sidoarjo, Bitung, Sorong, Karawang, Bone, Kupang, Dumai, Pangandaran, Jembrana, Aceh, Pariaman dan Maluku.

Lebih lanjut, program Diploma I diselenggarakan oleh Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AK-KP) Wakatobi.

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja mengungkapkan, satuan pendidikan kelautan dan perikanan (KP) telah menerapkan sistem vokasi dengan pendekatan teaching factory (Tefa).

Tefa yang dimaksud yakni 70 persen praktik dan 30 persen teori untuk pendidikan tinggi. Lalu 60 persen praktik dan 40 persen teori untuk pendidikan menengah.

Baca juga: KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Sekolah dan kampus KP, kata dia, merupakan center of excellence bagi sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi terkait kelautan dan perikanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X