Kompas.com - 06/05/2021, 11:00 WIB
Ilustrasi Wisuda ShutterstockIlustrasi Wisuda

KOMPAS.com - Ada program beasiswa baru bagi para siswa yang ingin melanjutkan S1 dengan skema beasiswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengumumkan beberapa program beasiswa baru bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Rencananya, beasiswa ini dibuka pada Mei 2021. Beasiswa ini, bagi para mahasiswa S1 nantinya juga memiliki program pertukaran pelajar hingga kegiatan bersertifikat di industri.

Selain itu, Nadiem menjelaskan terdapat beberapa perubahan yang diterapkan di LPDP. Salah satunya pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang mengikuti program Kampus Merdeka, yakni beraktivitas di luar kampus setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS).

Baca juga: Universitas Pertahanan RI Buka Beasiswa S2-S3, Bebas Biaya Kuliah

"Lalu, ada empat kegiatan Kampus Merdeka yang bisa dibiayai LPDP. Di antaranya kegiatan Kampus Mengajar, mahasiswa diminta mendampingi guru mengajar di sekolah pada daerah 3T, pelatihan bersertifikat di organisasi atau perguruan tinggi, pertukaran pelajar ke luar negeri dan dalam negeri," jelasnya, saat konferensi virtual, Kamis (22/4/2021).

Lebih lanjut, beasiswa LPDP juga bisa dimanfaatkan peserta untuk menempuh gelar S1 di dalam dan luar negeri. Namun kesempatan ini hanya diperuntukkan bagi siswa SMA berprestasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Misalnya dia pemenang olimpiade akademik, seni, juara olahraga. Mereka bisa dapat," tutur Nadiem.

Dilansir dari laman beasiswa.kemdikbud.go.id, beasiswa khusus S1 yang diberikan kepada peserta didik berprestasi baik akademik dan nonakademik, bernama Beasiswa Prestasi Talenta. Ada sejumlah syarat bagi calon pendaftar yang ingin meneruskan studi di luar negeri dan dalam negeri. Berikut persyaratannya:

Baca juga: Beasiswa S2 Malaysia, Kuliah Gratis dan Tunjangan Bulanan Rp 5,2 Juta

Persyaratan beasiswa dalam negeri

  • Menyerahkan salinan KTP.
  • Memiliki integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila calon penerus masa depan bangsa.
  • Menyerahkan Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif).
  • Telah tercatat sebagai pemenang juara 1 (emas), 2 (perak) dan 3 (perunggu) pada
  • lomba/kompetisi/Festival tingkat internasional dan nasional dalam 4 (empat) bidang pengembangan talenta.
  • Telah menyelesaikan studi pada pendidikan menengah sederajat atau sedang
  • melaksanakan studi pada Perguruan Tinggi tertentu sampai dengan Semester IV
  • Memperoleh Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi bagi calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi dan Surat Keterangan sebagai mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi bersangkutan.
  • Transkip akademik bagi mahasiswa on going (Persyaratan IPK untuk Sains, Riset dan Teknologi = 3,25 dan untuk 3 (tiga) jenis bidang lainnya = 2,75 pada skala 4)
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran secara online
  • Menyusun tulisan yang terdiri dari personal statement.
  • Pendaftar beasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan PT tujuan dan Program studi tujuan (dibuka terbatas) terkecuali apabila terdapat kendala yang bukan masalah akademis antara lain Perguruan Tinggi ditutup karena sesuatu hal dan/atau lainnya serta diketahui oleh Pengelola Beasiswa.
  • Beasiswa diberikan pada katagori jalur regular, jalur afirmasi, dan jalur disabilitas. Mengenai ketentuan tambahan tentang jalur afirmasi akan disusun lebih lanjut sebagai persyaratan seleksi oleh Pengelola Beasiswa.
  • Melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari Rumah sakit atau Dokter Spesialis (untuk calon Mahasiswa Difabel.)
  • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas materai 10.000 (untuk calon mahasiswa Difabel.)
  • Calon Mahasiswa Difabel yang dapat mengajukan beasiswa ini yaitu Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Wicara, Tuna Daksa.
  • Ketentuan batas usia mendaftar pada tanggal 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu paling tinggi berusia 22 tahun.

Baca juga: ITB Buka Jalur Mandiri S1, Simak Syarat, Cara Daftar dan Biaya Kuliah

Persyaratan beasiswa luar negeri

  • Menyerahkan salinan KTP
  • Memiliki integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila calon penerus masa depan bangsa.
  • Menyerahkan Surat Keterangan sehat jasmani dan bebas NAPZA (Narkotika, Alkohol,
  • Psikotropika dan Zat Adiktif).
  • Telah tercatat sebagai pemenang juara 1 (emas), 2 (perak) dan 3 (perunggu) pada lomba/kompetisi/Festival tingkat internasional dan nasional dalam 4 (empat) bidang pengembangan talenta, atau telah tercatat sebagai peserta didik pra-sejahtera/miskin yang berhasil diterima untuk melanjutkan studi S1 di 12 (dua belas) Perguruan Tinggi Utama Dunia yang ditetapkan oleh LPDP.
  • Telah menyelesaikan studi pada pendidikan menengah sederajat atau sedang melaksanakan studi pada Perguruan Tinggi tertentu sampai dengan Semester IV
  • Memperoleh Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi bagi calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di PT atau Surat Keterangan sebagai mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi bersangkutan.
  • Transkip akademik bagi mahasiswa on going (Persyaratan IPK untuk Sains, Riset dan
  • Teknologi = 3,25 dan untuk 3 (tiga) jenis bidang lainnya = 2,75 pada skala 4)
  • Persyaratan kecakapan Bahasa inggris (bisa menggunakan TOEFL ITP dengan score 500)/
  • Mengunggah dokumen sertifkat kemampuan Bahasa inggris yang masih berlaku. TOEFL iBT
  • 80;PTE 58;IELTS 6,5
  • Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran secara online
  • Menyusun tulisan yang terdiri dari personal statement.
  • Membuat Surat Pernyataan bermeterai Rp10.000 untuk berkomitmen memberikan kontribusi pada pembangunan Indonesia. (format terlampir)
  • Pendaftar beasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan PT tujuan dan Program studi tujuan (dibuka terbatas) terkecuali apabila terdapat kendala yang bukan masalah akademis antara lain Perguruan Tinggi ditutup karena sesuatu hal dan harus diketahui oleh Pengelola Beasiswa
  • Beasiswa diberikan pada katrgori jalur regular, jalur afrmasi, dan jalur disabilitas. Mengenai
  • ketentuan tambahan tentang jalur afirmasi akan disusun lebih lanjut sebagai persyaratan seleksi oleh Pengelola Beasiswa.
  • Ketentuan batas usia mendaftar pada tgl 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu paling tinggi berusia 22 tahun.
  • Menulis rencana studi dalam Bahasa Inggris.
  • Tidak harus linier dengan lomba yang dimenangkan
  • Dimungkinkan perpindahan dengan pembatasan persyaratan
  • Melampirkan surat keterangan yang menyatakan jenis kekhususan dari Rumah sakit atau
  • Dokter Spesialis (untuk Mahasiswa Difabel)
  • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua tanda tangan di atas materai 10.000 (untuk mahasiswa Difabel)
  • Mengajukan surat permohonan pendamping jika Mahasiswa tidak bisa mandiri (untuk mahasiswa Difabel)

Jadwal penting

1. Pembukaan pendaftaran beasiswa Mei 2021

2. Penutupan pendaftaran beasiswa Mei 2021

3. Seleksi administrasi Juni 2021

4. Pengumuman hasil seleksi administrasi Juni 2021

5. Seleksi substansi Juli 2021

6. Pengumuman hasil seleksi substansi Akhir Juli 2021

Baca juga: Jadwal dan Syarat Beasiswa LPDP 2021 bagi Mahasiswa S1



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X