Kompas.com - 10/04/2021, 10:58 WIB
Bodrex memberikan bantuan kuota dan pengadaan smartphone untuk sekolah yang tersebar di 10 kota di Indonesia melalui kampanye Bodrex Merah Putih Berbagi.

DOK. BODREXBodrex memberikan bantuan kuota dan pengadaan smartphone untuk sekolah yang tersebar di 10 kota di Indonesia melalui kampanye Bodrex Merah Putih Berbagi.

KOMPAS.com - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai dampak untuk meredam meluasnya pandemi Covid-19 di satu sisi menimbulkan persoalan, di antaranya terkait akses internet dan juga ketersediaan gawai.

Data Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyebut, 50 persen lebih siswa tidak memiliki smartphone. Data FSGI ini tidak jauh berbeda dengan data pokok pendidikan (dapodik) Kemendikbud yang telah memasukan data 21,7 juta nomor ponsel siswa dari total 44 juta murid seluruh Indonesia.

Bagi siswa yang belum memiliki telepon pintar, tentu akan merasakan kesulitan untuk mengikuti pembelajaran yang dilakukan secara daring dan bukan tidak mungkin dapat terancam putus sekolah karena tidak punya fasilitas belajar daring.

Membantu menjawab tantangan tersebut, Bodrex memberikan bantuan berupa ratusan paket smartphone dan kuota internet kepada siswa-siswa SD yang tidak memiliki fasilitas belajar online.

Bantuan diberikan melalui sekolah yang tersebar di berbagai kota di Indonesia di antaranya; Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Lampung, dan Samarinda.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental Orangtua dan Siswa Selama PJJ lewat Mindfulness

Audrey Y Gandadjaja, GM Manager Brand Communication & Content – Analgesic, Cough & Cold, and Herbal Products,  mengungkapkan program bantuan ini merupakan kelanjutan dari kampanye "Bodrex Merah Putih Berbagi" pada tahun 2020 dan sekaligus memperingati 50 tahun Bodrex.

"Smartphone yang kami donasikan tersebut akan menjadi inventaris sekolah untuk dipinjamkan kepada siswa yang memiliki keterbatasan fasilitas dalam proses pembelajaran jarak jauh selama dibutuhkan," jelas Audrey melalui rilis resmi (10/4/2021).

Audrey menjelaskan, sekolah yang terpilih mendapatkan bantuan adalah sekolah yang memberlakukan PJJ dan memiliki siswa yang belum memiliki fasilitas belajar online dengan prioritas siswa kelas tiga hingga enam SD.

"Kami berharap donasi yang Bodrex berikan dapat bermanfaat bagi siswa untuk digunakan dalam proses pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi," harap Audrey.

“Semoga kontribusi ini menjadi bentuk dukungan bodrex dalam mendorong pendidikan di masa pandemi agar lebih banyak anak Indonesia bisa belajar online, karena merekalah ini masa depan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Salah satu siswa penerima bantuan, Dias Baihaqi, kelas 4 SDN Cipinang Besar Selatan 03 Pagi Jakarta mengaku selama ini dia dan adiknya saling bergantian menggunakan satu smartphone yang sama untuk mengerjakan tugas.

Belum lagi sang ayah mereka membutuhkan smartphone itu untuk keperluan usaha dagangnya.

"Saya selalu terlambat mengerjakan tugas karena pakainya bergantian. Saya sangat berterima kasih kepada Bodrex untuk bantuan smartphone dan kuota internetnya. Ini sangat membantu," kata Dias.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X