Jokowi Minta ITS Jadi Garda Depan Pengembangan Teknologi dan Sains

Kompas.com - 15/11/2020, 17:51 WIB
Presiden Jokowi membuka Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang akan digelar 31 Oktober hingga 30 November 2020. DOK. KEMENDIKBUDPresiden Jokowi membuka Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang akan digelar 31 Oktober hingga 30 November 2020.

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meminta Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS) bisa menjadi garda terdepan dalam mengembangkan teknologi dan sains. Presiden percaya banyak talenta hebat dan teknologi maju yang dihasilkan oleh ITS untuk negeri tercinta ini.

"Saya sebut saja sebagian, Gesits sepeda motor listrik nasional, desain kapal ferry untuk angkutan penyeberangan ASDP, desain interior dan body LRT di Jakarta dan Palembang hasil kerja sama INKA, termasuk robot Raisa," kata Jokowi saat acara perayaan Dies Natalis ITS yang ke-60, melansir laman ITS, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Inovator

Jokowi juga menyampaikan selamat kepada ITS yang merayakan hari jadinya ke-60. Dia berpesan, selamat berkreasi mengembangkan teknologi untuk kemajuan negeri.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Jokowi, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi juga mengatakan, tantangan besar bagi ITS dalam mewujudkan teknologi masa depan untuk membangun kemakmuran bangsa, khususnya dalam bidang transportasi.

Menurut Budi, sektor transportasi memiliki peranan yang fundamental dalam pembangunan nasional. Selain sebagai alat mobilitas, transportasi berperan penting dalam kemakmuran bangsa Indonesia.

"Salah satunya dengan dibangunnya infrastruktur transportasi yang mendukung konektivitas mulai dari perkotaan, pedesaan, daerah tertinggal, dan terluar di Indonesia," tutur pria yang sempat menjadi orang nomor satu di PT Angkasa Pura II (Persero).

Budi menegaskan, tantangan yang besar ini adalah bagaimana mewujudkan transportasi berkelanjutan, berkesinambungan, dan dapat mengintegrasikan antarmoda. Hal itu tentu perlu didukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tinggi.

Untuk itu, sambung dia, inovasi dan konsep berkelanjutan dalam penggunaan teknologi perlu untuk dikembangkan. Hal ini semata-mata untuk memfasilitasi semua kalangan masyarakat, agar dapat menikmati hasil dalam jangka panjang dan diharapkan kemakmuran bangsa dapat terwujud.

Memang, bilang dia, ITS sedang mempersiapkan diri dengan baik untuk teknologi masa depan. Hal ini dibuktikan dengan prestasi ITS yang banyak menjuarai kompetisi robot dan mobil berbahan bakar energi terbarukan yang merupakan kebanggaan Indonesia.

Mewakili Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi menekankan, bahwa dirinya selalu membuka diri untuk bekerjasama demi bangsa di Indonesia di masa mendatang.

Menanggapi Jokowi dan Budi, Rektor ITS Mochamad Ashari menyatakan, ITS sudah menghasilkan beberapa inovasi teknologi untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kulit Mangga Antar ITS Raih Medali Emas di Korea

"Teknologi itu juga untuk kemakmuran bangsa dan bermanfaat besar bagi masyarakat," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X