Polbeng Kerek Kompetensi Dosen dan Mahasiswa Bidang Migas

Kompas.com - 27/10/2020, 23:15 WIB
Polbeng bersama PPSDM Migas menjalin kesepakatan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen di bidang migas. DOK. PolbengPolbeng bersama PPSDM Migas menjalin kesepakatan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen di bidang migas.

KOMPAS.com - Politeknik Negeri Bengkalis ( Polbeng) menjalin kerjasama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi ( PPSDM Migas). Pelaksanaan kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen maupun mahasiswa dalam bidang minyak dan gas bumi.

Kegiatan penandatanganan kerjasama dilakukan dua pihak di Ruang Meeting Patra 2, Gedung Utama PPSDM MIGAS, Jawa Tengah, Senin, 26 Oktober 2020. PPSDM Migas merupakan instansi pemerintah pusat di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM) Kementerian ESDM.

Baca juga: Polbeng Riau Beri Pelatihan Bahasa Inggris bagi Calon Guru

"Kerja sama ini dijalin untuk pengembangan kualitas SDM serta untuk menggalang kerja sama dalam bidang pelatihan dan sertifikasi juga untuk mendorong peningkatan kerja sama kedua pihak menuju peningkatan kompetensi," jelas Direktur Polbeng Johny Custer.

Kerjasama demi menghadapi globalisasi

Dia menerangkan, kerja sama yang disepakati dalam rangka mengahadapi era globalisasi, meliputi kegiatan dalam bidang penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi. Lalu, pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan, serta pelaksanaan jasa teknologi dan keahlian lainnya yang dianggap perlu.

Menurut dia, Indonesia saat ini berupaya mempertahankan produksi minyak mentah sekitar 1 juta barel per hari sampai tahun 2025, dengan pelaksana kegiatan usaha hulu 50 persen dilakukan oleh perusahaan nasional. Kemudian harus memenuhi kebutuhan bahan baku industri dan bahan bakar nasional secara mandiri pada tahun 2025 mendatang.

Untuk melaksanakan upaya dan mencapai target tersebut, bilang dia, tentu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan handal.

"Program link and macth antara industri hulu migas dengan institusi pendidikan sangat diperlukan, agar institusi pendidikan mampu mencetak lulusan dengan kompetensi tinggi dan spesifik sesuai dengan kebutuhan industri," tegas Johny.

Selain itu, pengembangan kompetensi para pekerja juga sangat diperlukan, agar mampu melakukan alih teknologi dan mampu bersaing di era global, baik melalui job training, pelatihan maupun pelaksanaan uji kompetensi.

Baca juga: Politeknik Negara Ketapang Bangun Vokasi dari Desa

"Diharapkan kerjasama Polbeng dengan PPSDM Migas ini mampu menjawab kebutuhan SDM di bidang migas dan pendukungnya. Apalagi program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintahan Kabupaten Bengkalis," tukas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X