Undip dan Pemkot Semarang Jalin Sinergi Redam Angka Covid-19

Kompas.com - 15/09/2020, 21:14 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

KOMPAS.com - Universitas Diponegoro ( Undip) membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menangani permasalahan Covid-19 mengingat pandemi Covid-19 belum menunjukkan penurunan signifikan belakangan ini.

Demi menyukseskan agenda itu, rencananya perguruan tinggi yang berada di Semarang ini akan menandatangani komitmen kerja sama dengan Pemkot Semarang pada Rabu, 16 September 2020.

Bantuan yang akan diberikan Undip terkait penelitian dan pengembangan teknologi dalam meredam angka Covid-19 di Semarang.

Baca juga: Pendaftar 21.849 Orang, Undip Siapkan 52 Prodi Pilihan S1

Plt Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis Undip, Dwi Cahyo Utomo mengatakan, harapan dari hasil kerjasama antara Undip dengan Pemokot bisa berjalan dengan baik.

Salah satu kerja samanya adalah Undip memberikan robot pelayanan masyarakat yang ditempatkan di kantor Wali Kota Semarang.

"Kita juga berikan perpustakaan Daerah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu kota Semarang dan juga Zeta Green yang berfungsi menyerap udara kotor, membunuh bakteri dan virus yang akan sangat membantu percepatan penanganaan pandemi Covid di kota Semarang," kata Dwi Cahyo dalam keterangan resminya, melansir laman Undip, Selasa (15/9/2020).

Menurut dia, robot yang diberikan berbentuk robot medis. Nantinya robot itu berfungsi mengurangi kontak antara tenaga medis dengan pasien Covid-19.

Adapun robot yang dibangun pernah menangani wisuda, robot itu digunakan saat wisuda online untuk menggantikan kehadiran fisik wisudawan wisudawati, sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Sedangkan Zeta Green merupakan produk dari Teaching Industry Universitas Diponegoro dan Dipo Technology," jelas dia.

Pemkot Semarang beri dana hibah

Sementara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, bentuk dukungan yang akan diberikan Pemkot Semarang ke Undip adalah dana hibah penelitian. Tujuan penitian ini untuk lebih menyempurnakan fungsi robot-robot isu sesuai dengan kebutuhan.

"Kami pemerintah kota Semarang, membutuhkan robot pelayan masyarakat di mana robot ini untuk melayani masyarakat yang ingin menemui wali kota, misalnya mengantarkan surat dari warga untuk walikota. Jadi tidak ada tatap muka langsung tetapi diwakili oleh robot dan komunikasinya melalui layar pada robot. Ini salah satu bagian dari upaya pencegahan Covid," tegas Hendrar.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Gedung Sekolah Vokasi Undip, Ini Pesannya...

Robot medis juga sudah diujicobakan di salah satu rumah sakit penanganan di kota Semarang. Pada saat ada robot medis, fungsi tenaga medis bisa tergantikan, antara lain seperti mengantarkan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pasien lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X