Kompas.com - 15/09/2020, 15:21 WIB
Salah satu kegiatan melatih kemandirian anak usia dini di sekolah Global Sevilla, foto diambil pada Februari 2020 sebelum pandemi berlangsung. DOK. INSTAGRAM/GLOBAL SEVILLA SCHOOLSalah satu kegiatan melatih kemandirian anak usia dini di sekolah Global Sevilla, foto diambil pada Februari 2020 sebelum pandemi berlangsung.

KOMPAS.com - Pola asuh orangtua dalam melakukan pendampingan anak usia dini selama masa pandemi menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian. Terlebih, pendampingan belajar dari rumah bagi anak usia dini membutuhkan pendekatan yang khusus dan berbeda.

Hal ini mengemuka dalam webinar parenting "Pola Asuh Orangtua dalam Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Masa Pandemi" yang digelar Global Sevilla School, Sabtu, 12 September 2020.

Dalam kondisi ini, Alva Paramitha, pembicara yang merupakan psikolog Sekolah Global Sevilla menekankan pentingnya kerja sama antara orangtua dan guru dalam melakukan pendampingan.

"Dalam kondisi ini, sebaiknya orangtua tidak stress lebih dahulu sehingga mereka dapat memenuhi hak pengasuhan anak usia dini dengan baik," jelas Alva.

Dari sisi guru, Alva menyambung, "guru tetap memegang peran penting dalam menjaga psiko-sosial. Guru perlu hadir sebagai pribadi yang profesional."

Baca juga: Seperti Ini Prinsip Modul Pembelajaran PAUD Saat Pandemi

Kebutuhan dasar anak usia dini

Dalam pemaparannya, Alva mengingatkan ada beberapa kebutuhan dasar anak usia dini yang perlu mendapat perhatian orangtua dan guru.

Kebutuhan dasar anak usia dini, jelasnya, meliputi; bermain, kasih sayang dan kehangatan, stimulasi lingkungan, interaksi, dukungan dan pengertian, kebebasan bereksplorasi, kesempatan dan waktu, aturan yang jelas dan konsisten, serta pujian.

"Berikan pujian yang tepat, misal ketika anak berhasil melakukan sesuatu. Pujian ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak," ujar Alva.

Ia juga mengimbau, pujian dan kata positif yang diberikan harus disampaikan secara tulus kepada anak. "Saran saya, secara tulus berikan kata positif kepada anak. Kita libatkan unsur hati kita saat kita berikan pujian," tutur praktisi kesehatan mental ini.

Membangun ikatan emosional positif ini menjadi penting, menurut Alva, mengingat dalam masa pertumbuhan apa saja yang masuk dalam alam bawah sadar anak nantikan akan terpolakan dan berulang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.