Ospek Bentak Mahasiswa Baru, Rektor Unesa: Kami Akui Kesalahan

Kompas.com - 15/09/2020, 15:27 WIB
Video aktivitas ospek daring mahasiswa baru di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral. repro bidik layar/ISTIMEWAVideo aktivitas ospek daring mahasiswa baru di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral.

KOMPAS.com - Beredar luas video orientasi studi dan pengenalan kampus (Ospek) online yang dilakukan mahasiswa senior Universitas Negeri Surabaya ( Unesa) kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021.

Pada video itu terlihat mahasiswa senior membentak dan memarahi mahasiswa baru Unesa saat melakukan Pengenalan Kehidupan untuk Mahasiswa Baru (PKKMB).

Atas kejadian itu direspon langsung Rektor Unesa Nurhasan. Dia menyayangkan atas kejadian tersebut. Namun, pihak kampus juga mengakui adanya kesalahan dalam koordinasi pelaksanaan PKKMB di salah satu fakultas Unesa.

Baca juga: Unesa Buka SPMB Sarjana Terapan di 10 Prodi

Tentang langkah penanganan kejadian itu, kata Nurhasan, saat ini pihak Unesa bersama pimpinan kemahasiswaan dari Fakultas terkait telah memberikan evaluasi sekaligus bimbingan kepada mahasiswa senior yang terlihat membentak atau memarahi mahasiswa baru.

"Seluruh masalah yang ada akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan," ungkap Nurhasan dalam keterangan resminya yang diperoleh Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Dia menyatakan, perguruan tinggi Unesa mendukung pelaksanaan PKKMB, itu demi menambah wawasan terkait dunia kampus bagi mahasiswa baru. Sehingga mahasiswa baru mudah beradaptasi dalam menyukseskan pembelajaran di lingkup pendidikan tinggi tanpa adanya aksi kekerasan dalam bentuk apapun.

"Sehingga kita harapkan dapat tercipta lingkungan institusi pendidikan yang kondusif dan aman demi terciptanya lulusan yang berkualitas," tutur Nurhasan.

Unesa, sambung dia, menjadikan kejadian ini sebagai catatan evaluasi penting yang diharapkan menjadi masukan untuk perbaikan dalam pengelolaan kegiataan kemahasiswaan di masa mendatang.

Nurhasan juga mengucapkan terima kasih atas semua perhatian berupa kritikan ataupun saran kepada Unesa. Demi Unesa bisa lebih maju lagi untuk ke depannya.

Baca juga: Unesa Menyayangkan Kasus Senior Bentak Mahasiswa Baru Saat Ospek

"Kondisi ini dapat dilihat sebagai kecintaan masyarakat bagi institusi pendidikan yang ada di Indonesia," pungkas dia.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X