Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/09/2020, 20:23 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menjalin kerjasama dengan PT. Hutchison 3 Indonesia (Tri) dalam menyediakan paket telekomunikasi terjangkau bagi mahasiswa.

Direktur Jenderal Dikti Nizam memberikan apresiasi kepada PT Hutchison 3 Indonesia yang telah berpartisipasi dalam menyediakan layanan kuota internet terjangkau bagi dosen dan mahasiswa.

Baca juga: Awal September Kuota Internet Siswa Disalurkan, Ini Cara Mendapatkannya

"Kami mengapresiasi upaya PT Hutchison 3 Indonesia untuk berpartisipasi memberikan layanan akses kuota internet yang terjangkau dan berkualitas," kata Nizam dalam keterangannya, seperti melansir Kemendikbud.go.id, Minggu (6/9/2020).

Kerjasama ini, kata Nizam, bisa menjadi solusi keluhan mahasiswa dan dosen terkait biaya koneksi atau kuota internet di pandemi Covid-19.

Hal itu dikarenakan, banyak sekolah maupun perguruan tinggi saat ini yang menjalankan kurikulum pelajarannya menggunakan sistem online.

"Semoga kerjasama ini dapat memberik manfaat yang setinggi-tingginya bagi perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas," tutur Nizam.

Dukung pembelajaran jarak jauh

Sesditjen Dikti, Paristyanti Nurwardani menuturkan, hingga saat ini sudah 25,64 persen dari total 7,9 juta mahasiswa yang memvalidasi nomor telepon genggamnya ke PDDikti. Kemudian sebanyak 33,28 persen dari total 287 ribu dosen yang sudah memvalidasi nomor teleponnya.

Adapun mekanisme pemberian kuota mahasiswa dan dosen sebanyak 50 gigabyte (GB) per bulan, dia menjelaskan, harus terselesaikan lebih dahulu verifikasi dan validasi yang dijalankan oleh perguruan tinggi dan PDDikti.

"Kami sudah melakukan kerjasama. Kepada nomor telepon mahasiswa dan dosen, setelah diverifikasi akan diisikan paket data atau kuota internet sebanyak 50 GB selama satu bulan," ungkapnya.

Ia menambahkan, "semoga di 11 September 2020, kami sudah menyelesaikan seluruh validasi nomor. Jika masih kurang dari 95 persen, kami menindak lanjut yang sisanya 5 persen," ungkap dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+