Info Terbaru Rekrutmen Taruna AAL bagi Lulusan SMA, Terkait Covid-19

Kompas.com - 24/04/2020, 17:26 WIB
Taruna AAL tingkat III angkatan ke-66 meneriakan yel-yel usai mengikuti upacara HUT Ke-74 TNI di geladak KRI Bima Suci, Myanmar International Terminal Thilawa, Myanmar, Sabtu (5/10/2019). KRI Bima Suci bersandar di Myanmar selama tiga hari dan Prajurit TNI AL serta Taruna AAL tingkat III angkatan ke-66 akan melaksanakan sejumlah kegiatan di wilayah itu. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASATaruna AAL tingkat III angkatan ke-66 meneriakan yel-yel usai mengikuti upacara HUT Ke-74 TNI di geladak KRI Bima Suci, Myanmar International Terminal Thilawa, Myanmar, Sabtu (5/10/2019). KRI Bima Suci bersandar di Myanmar selama tiga hari dan Prajurit TNI AL serta Taruna AAL tingkat III angkatan ke-66 akan melaksanakan sejumlah kegiatan di wilayah itu.
|

KOMPAS.com - TNI Angkatan Laut (AL) memberikan informasi terkait Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut ( AAL) TA 2020.

Dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi penyebaran Virus Corona ( Covid-19), pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Taruna dan Taruni AAL TA 2020 ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Informasi yang lain ialah pendaftaran online diperpanjang sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Jadwal pelaksanaan validasi yang semula tanggal 1-26 April 2020 ditunda sampai ada pemberitahuan labih lanjut dan pendaftaran online tetap dibuka.

Baca juga: Info Terbaru Rekrutmen TNI AU 2020 bagi Lulusan SMA, Terkait Covid-19

Jadi, bagi calon Perwira TNI AL yang ingin mendaftar harus memperhatikan informasi ini dengan baik. Adapun informasi dilansir dari laman resmi Rekrutmen TNI AL.

Informasi yang dilansir dari http://al.rekrutmen-tni.mil.id/, berikut alur pendaftarannya untuk menjadi Calon Taruna dan Taruni AAL TA 2020.

Persyaratan umum

1. Warga Negara Indonesia, pria dan wanita, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945, bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

2. Pria atau Wanita, mempunyai tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk calon taruna dan 157 cm untuk calon taruni dengan berat seimbang.

3. Berusia setinggi-tingginya 22 tahun dan sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan Dikma, tanggal 01 Agustus 2020.

4. Berijazah SMA/MA program IPA, dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:

  • Lulus SMA/MA tahun 2015 jurusan IPA dengan nilai UN rata-rata IPA minimal 55,00;
  • Lulus SMA/MA tahun 2016 jurusan IPA dengan nilai rata-rata IPA minimal 50,00;
  • Lulus SMA/MA tahun 2017 jurusan IPA dengan nilai rata-rata IPA minimal 47,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2018 jurusan IPA dengan nilai UN rata-rata minimal 46,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2019 jurusan IPA dengan nilai UN rata-rata minimal 47,50 dan jurusan IPS minimal 42,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020 jurusan IPA dan IPS nilai UN akan ditentukan kemudian sesuai telegram Panglima TNI; dan
  • Atau Kelas 12 jurusan IPA dan IPS dengan nilai rata2 raport semester 1 s.d 5 minimal 6.50 serta sudah terdaftar sebagai peserta UAN.

5. Berkelakuan baik dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi Prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disertai dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari polres setempat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X