Ketua GP Ansor: Ini Kejahatan Kemanusiaan, Orang "Sakit" Tak Pandang Agama

Kompas.com - 11/12/2021, 12:20 WIB
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Kasus pemerkosaan terhadap 12 santriwati oleh guru pesantren di Kota Bandung, Jawa Barat, menyita perhatian publik, termasuk Gerakan Pemuda Ansor.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor pusat, Rahmat Hidayat Pulungan menilai, kasus asusila ini termasuk kejahatan kemanusiaan. 

"Kasus ini masuk kategori kejahatan kemanusiaan. Apapun alasannya ini tindakan bejat, biadab dan merugikan banyak pihak. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata Rahmat kepada Kompas.com via sambungan pesan WhatsApp, Sabtu (11/12/2021).

Rahmat berharap peristiwa ini tidak sampai merusak citra pesantren karena perbuatan oknum seperti ini bisa terjadi di manapun dan di belahan dunia manapun.

Baca juga: Pemerkosaan 12 Santri, Menag Investigasi Semua Madrasah dan Pesantren

 

Namun demikian, kata Rahmat, terkait kasus tersebut, peran kunci pengawasan oleh keluarga, masyarakat, komunitas dan pemerintah, diperlukan.

"Pihak keluarga harus secara berkala mengawasi putra putrinya di pesantren. Jangan sepenuhnya melepas begitu saja. Orang sakit tidak pandang agama, pangkat atau institusi. Ini masalah kejiwaan. Perilaku ini menjijikkan dan bisa terulang di manapun," katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Ucok ini, kasus ini menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah melakukan investigasi dan pengawasan terpadu ke semua lembaga pendidikan.

"Kita harus bersama-sama menjaga putra putri kita karena mereka adalah masa depan bangsa," katanya.

Sebelumnya, perbuatan pelaku bernama Herry Wirawan ini mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut perbuatan pelaku adalah biadab dan tidak bermoral.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.