Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal Lowongan Kerja untuk Lansia, Kemenaker Buka Suara

Kompas.com - 22/04/2024, 08:00 WIB
Diva Lufiana Putri,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Media sosial ramai memperbincangkan lowongan kerja (loker) untuk orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun.

Loker tersebut dibuka oleh Boga Group dalam rangka memberi kesempatan kepada para lansia yang masih ingin aktif dan berkarya.

"Boga Group ingin membuka pintu tersebut dan menghadirkan posisi untuk mewadahi semangat mereka," kata Presiden Direktur Boga Group, Kusnadi Rahardja, dikutip dari Instagram @bogragroup_id, Jumat (19/4/2024).

Rekrutmen khusus usia minimal 60 tahun ini hanya tersedia untuk posisi server, dengan penempatan batch pertama di Senayan Park dan Pondok Indah Mall, Jakarta.

Baca juga: Ada Batas Usia Maksimal di Lowongan Kerja, Kemenaker: Tak Ada Larangan bagi Perusahaan


Pembukaan rekrutmen itu pun menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Sejumlah warganet X (Twitter) mengungkapkan, rekrutmen ini merupakan angin segar di tengah banyaknya pembatasan usia oleh perusahaan.

Berbanding terbalik, tak sedikit pengguna Instagram yang menyayangkan karena lansia dianggap sudah tua dan tidak memiliki banyak tenaga.

Lantas, apa kata Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) soal lowongan untuk lansia ini?

Baca juga: Ramai soal Pekerja Tak Dapat THR karena Masa Kerja Kurang dari Setahun, Ini Kata Kemenaker

Kemenaker apresiasi pembukaan loker untuk lansia

Sekretaris Jenderal Kemenaker, Anwar Sanusi, mengapresiasi pembukaan rekrutmen pekerja khusus lansia.

"Kami tentunya mengapresiasi bila ada perusahaan yang dapat menyediakan loker untuk pekerja lansia," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (21/4/2024).

Rekrutmen ini dinilai akan menjadi semakin baik jika perusahaan turut membekali para lansia dengan sebuah keterampilan.

Pembekalan keterampilan tersebut, menurut Anwar, perlu disesuaikan dengan kemampuan lansia setelah benar-benar tidak bekerja lagi di perusahaan.

Baca juga: Orang yang Langsung S2 Setelah Sarjana Disebut Minim Performa Kerja, Pengamat Buka Suara

Dia menyampaikan, dari sisi regulasi, peraturan di bidang ketenagakerjaan tidak memberikan batasan usia maksimal seseorang boleh bekerja atau melamar suatu pekerjaan.

Batasan usia tersebut kembali diserahkan kepada perusahaan sesuai kebutuhan masing-masing.

Tidak diaturnya batas usia maksimal dalam peraturan perundang-undangan mengakibatkan usia pensiun di setiap perusahaan tidak selalu sama.

"Ada yang 54 tahun, 55 tahun, 56 tahun, 58 tahun, bahkan untuk jabatan tertentu bisa 60 tahun," papar Anwar.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Terkini Lainnya

Update Kasus Korupsi Timah, Eks Dirjen Minerba Tersangka, Kerugian Naik Jadi Rp 300 T

Update Kasus Korupsi Timah, Eks Dirjen Minerba Tersangka, Kerugian Naik Jadi Rp 300 T

Tren
Polisi: Mayat di Toren Air Warga Pondok Aren merupakan Bandar Narkoba

Polisi: Mayat di Toren Air Warga Pondok Aren merupakan Bandar Narkoba

Tren
Ini Kata Jokowi dan Kejagung soal Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus

Ini Kata Jokowi dan Kejagung soal Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus

Tren
Israel Serang Rafah, Erdogan Sumpahi Netanyahu Bernasib seperti Hitler

Israel Serang Rafah, Erdogan Sumpahi Netanyahu Bernasib seperti Hitler

Tren
Pekerja Sudah Punya Rumah atau Ambil KPR, Masih Kena Potongan Tapera?

Pekerja Sudah Punya Rumah atau Ambil KPR, Masih Kena Potongan Tapera?

Tren
Bayi Tertabrak Fortuner di Sidoarjo, Apakah Orangtua Berpeluang Dipidana?

Bayi Tertabrak Fortuner di Sidoarjo, Apakah Orangtua Berpeluang Dipidana?

Tren
IKD Jadi Kunci Akses 9 Layanan Publik per Oktober, Bagaimana Nasib yang Belum Aktivasi?

IKD Jadi Kunci Akses 9 Layanan Publik per Oktober, Bagaimana Nasib yang Belum Aktivasi?

Tren
Bisakah Perjanjian Pranikah Atur Perselingkuhan Tanpa Pisah Harta?

Bisakah Perjanjian Pranikah Atur Perselingkuhan Tanpa Pisah Harta?

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 30-31 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 30-31 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Ini yang Terjadi jika Tidak Memadankan NIK dan NPWP | La Nina Muncul Juni, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

[POPULER TREN] Ini yang Terjadi jika Tidak Memadankan NIK dan NPWP | La Nina Muncul Juni, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Tren
Misteri Mayat Dalam Toren di Tangsel, Warga Mengaku Dengar Keributan

Misteri Mayat Dalam Toren di Tangsel, Warga Mengaku Dengar Keributan

Tren
China Blokir “Influencer” yang Hobi Pamer Harta, Tekan Materialisme di Kalangan Remaja

China Blokir “Influencer” yang Hobi Pamer Harta, Tekan Materialisme di Kalangan Remaja

Tren
Poin-poin Draf Revisi UU Polri yang Disorot, Tambah Masa Jabatan dan Wewenang

Poin-poin Draf Revisi UU Polri yang Disorot, Tambah Masa Jabatan dan Wewenang

Tren
Simulasi Hitungan Gaji Rp 2,5 Juta Setelah Dipotong Iuran Wajib Termasuk Tapera

Simulasi Hitungan Gaji Rp 2,5 Juta Setelah Dipotong Iuran Wajib Termasuk Tapera

Tren
Nilai Tes Online Tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN 2024 di Atas Standar Belum Tentu Lolos, Apa Pertimbangan Lainnya?

Nilai Tes Online Tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN 2024 di Atas Standar Belum Tentu Lolos, Apa Pertimbangan Lainnya?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com