Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus dan Rekam Jejak Daud Kim, YouTuber yang Klaim Mau Bangun Masjid di Korea

Kompas.com - 21/04/2024, 14:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - YouTuber Korea Selatan, Daud Kim, menuai perhatian karena banyak pihak yang meragukan rencananya untuk membangun masjid di Incheon.

Daud Kim, seorang pembuat konten berusia 30 tahunan, mengaku berhasil membeli tanah di Kota Incheon, Korea Selatan, untuk membangun masjid.

Pengakuan tersebut dia umumkan melalui unggahan Instagram dengan 3,5 juta pengikut, Sabtu (13/4/2024).

"Saya akhirnya membeli tanah untuk masjid di Korea. Impian saya akan menjadi kenyataan," ujar akunnya, @jaehan9192, diterjemahkan dari bahasa Inggris.

Ide ini semula disambut baik, tetapi lambat laun mulai diragukan seiring peringatan dari sejumlah orang untuk berhati-hati.

Sosok Daud Kim sendiri memperoleh banyak pengikut dari luar negeri setelah secara terbuka mengumumkan masuk Islam pada September 2019.

Baca juga: Korea Selatan Darurat Krisis Penduduk, Angka Kelahiran Terendah di Dunia


Kasus Daud Kim, rencana bangun masjid diragukan

Diberitakan Korea Herald, kontrak pembelian properti yang diunggah Daud Kim menunjukkan pembelian tanah seluas 284,4 meter persegi di Unbuk-dong, Yeongjong-do, Jung-gu, Incheon.

Properti tersebut dibeli dengan harga 189,2 juta won atau sekitar Rp 2,2 miliar (kurs Rp 11,80 per won).

Mantan penyanyi dengan nama panggung sebelumnya Jay Kim ini berharap dapat mengisi tanah kelahirannya dengan tempat ibadah umat Islam, dan meminta bantuan keuangan dari para penggemarnya.

Namun, seorang pejabat dari Jung-gu, Incheon, mengatakan kepada kantor berita Yonhap, rencananya untuk membangun masjid diperkirakan akan menghadapi kesulitan.

"Tampaknya Kim baru menandatangani kontrak penjualan tanah dan belum mendaftarkan dirinya sebagai pemiliknya," ujarnya, mengacu pada proses yang dilakukan pembeli.

Baca juga: Masyarakat Korsel Memelihara Batu untuk Mengusir Sepi

Menurutnya, suatu properti perlu mendaftarkan kepemilikannya di pusat layanan masyarakat setempat setelah menandatangani kontrak pembelian.

Kim juga perlu mendapatkan izin mendirikan masjid sebagai sebuah tempat yang digunakan untuk pertemuan keagamaan.

Kendati demikian, pejabat yang tidak disebutkan namanya ini mengungkap, izin tersebut sulit diperoleh hingga saat ini.

Pasalnya, kondisi jalan di sekitarnya berpotensi sulit mendapatkan izin mendirikan bangunan untuk tempat ibadah.

Halaman:

Terkini Lainnya

Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Tren
Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Tren
BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

Tren
Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Tren
Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Tren
Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Tren
Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Tren
Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Tren
Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Tren
Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Tren
Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Tren
Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Tren
Linda, Teman Vina yang Diperiksa Polisi, Mengeklaim Tak Kenal Pegi

Linda, Teman Vina yang Diperiksa Polisi, Mengeklaim Tak Kenal Pegi

Tren
Mengenal Ras Bambino, Kucing Tanpa Bulu Unik Berkaki Pendek

Mengenal Ras Bambino, Kucing Tanpa Bulu Unik Berkaki Pendek

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com