Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Potensi Khasiat Buah Delima untuk Kesehatan Kulit, Salah Satunya Mengatasi Jerawat

Kompas.com - 18/04/2024, 15:30 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Buah delima (Punica granatum L.) menyediakan berbagai nutrisi dan senyawa tanaman pelindung yang bermanfaat bagi kesehatan.

Buah asli Asia ini kaya akan antioksidan dan senyawa polifenol, termasuk punicalagins, anthocyanin, dan tanin yang dapat terhidrolisis.

Salah satu cara baik untuk mendukung kesehatan adalah dengan mendapatkan antioksidan dari buah-buahan, termasuk buah delima.

Baca juga: 5 Potensi Manfaat Kulit Buah Delima untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Fungsi Otak


Dilansir dari laman Health.com, buah delima tinggi akan konsentrasi senyawa pelindung tanaman seperti ellagitannin, antosianin, dan asam organik.

Zat-zat ini memiliki aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat serta membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Buah delima kaya akan sejumlah vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin C, nutrisi yang bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh.

Baca juga: 6 Khasiat Buah Markisa yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

Ini diperlukan untuk fungsi kekebalan tubuh, produksi kolagen, metabolisme protein, dan produksi neurotransmiter.

Buah delima juga kaya akan serat yang penting untuk kesehatan pencernaan, sumber folat yang baik, serta menyediakan nutrisi lain, termasuk kalium.

Kalium diperlukan untuk pengaturan tekanan darah, fungsi sistem saraf, dan banyak proses penting tubuh lainnya.

Baca juga: Manfaat Mengonsumsi Buah Delima untuk Kesehatan Jantung

Manfaat buah delima untuk kesehatan kulit

Ilustrasi manfaat buah delima untuk kesehatan kulit.Shutterstock Ilustrasi manfaat buah delima untuk kesehatan kulit.

Bagian kulit dari buah delima diketahui memiliki khasiat dalam membantu mengobati beberapa kondisi kulit.

Kulit buah delima mengandung antioksidan dan polifenol tinggi, dan terbukti dapat mengatasi hiperpigmentasi, kondisi yang ditandai dengan bercak hitam pada kulit.

Dikutip dari laman Healthline, sebuah penelitian dilakukan dengan melibatkan 30 sukarelawan penderita hiperpigmentasi.

Hasilnya bahwa mengoleskan masker buah delima dan serum setiap hari selama sekitar 1 bulan membantu mencerahkan area hiperpigmentasi tanpa efek samping yang merugikan.

Baca juga: 7 Khasiat Buah Bit untuk Kesehatan, Potensial untuk Diabetes

Pasta yang terbuat dari bubuk kulit delima dan air juga disebut membantu mengatasi jerawat dan kondisi kulit lainnya, kemungkinan besar karena tingginya tingkat antioksidan.

Penelitian pada hewan menemukan bahwa buah delima memiliki potensi untuk pengobatan jerawat yang efektif.

Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk memastikan peran pasti kulit buah delima dalam mengobati jerawat.

Baca juga: 6 Khasiat Buah Alpukat untuk Kesehatan Kulit, Apa Saja?

Kulit buah delima juga disebut dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet B (UVB) dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Dan bila digunakan sebagai salep, kulit buah delima dapat mempercepat penyembuhan luka. Namun penelitian terkait manfaat ini baru sebatas pada kelinci percobaan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Benarkah Pegawai Kontrak yang Resign Dapat Uang Kompensasi?

Benarkah Pegawai Kontrak yang Resign Dapat Uang Kompensasi?

Tren
Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Tren
Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Tren
BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

Tren
Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Tren
Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Tren
Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Tren
Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Tren
Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Tren
Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Tren
Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Tren
Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Tren
Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Tren
Linda, Teman Vina yang Diperiksa Polisi, Mengeklaim Tak Kenal Pegi

Linda, Teman Vina yang Diperiksa Polisi, Mengeklaim Tak Kenal Pegi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com