Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Mengonsumsi Buah Delima untuk Kesehatan Jantung

Kompas.com - 08/03/2024, 07:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Delima (Punica granatum L.) adalah buah asli Asia tetapi dibudidayakan di banyak wilayah di dunia.

Selain memiliki rasa manis dan sedikit asam, buah delima juga menyediakan berbagai nutrisi dan senyawa tanaman pelindung yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Healthline, delima kaya akan antioksidan, yakni senyawa yang membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Baca juga: 3 Manfaat Jalan Kaki 11 Menit Setiap Hari Menurut Studi

Radikal bebas dalam jumlah tinggi dapat berbahaya dan berkontribusi terhadap sejumlah penyakit kronis.

Delima kaya akan antioksidan dan senyawa polifenol, termasuk punicalagins, anthocyanin, dan tanin yang dapat terhidrolisis.

Mendapatkan antioksidan dari buah-buahan seperti buah delima adalah cara yang bagus untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan dan mencegah penyakit.

Baca juga: 10 Manfaat Buah Ciplukan, Ampuh Turunkan Kolesterol dan Gula Darah


Manfaat umum buah delima

Dikutip dari penelitian bertajuk Potent Health Effects of Pomegranate yang diterbitkan di PubMed Central NIH, berikut adalah potensi manfaat buah delima bagi kesehatan:

  • Buah delima dapat digunakan dalam pengobatan kanker prostat manusia karena dapat menghambat pertumbuhan sel dan menginduksi apoptosis.
  • Jus buah delima yang difermentasi memiliki efek antiproliferatif dua kali lipat dibandingkan jus buah delima segar pada garis sel kanker payudara manusia.
  • Ekstrak buah delima dapat menghambat beberapa jalur sinyal, yang dapat digunakan dalam pengobatan kanker paru-paru manusia.
  • Potensi efek anti-inflamasi jus delima pada protein pemberi sinyal dalam garis sel kanker usus besar manusia.
  • Jus buah delima mencegah aktivitas enzim pengubah angiotensin serum dan mengurangi tekanan darah sistolik.
  • Jus delima pekat terbukti mengurangi faktor risiko penyakit jantung.

Baca juga: 7 Manfaat Buah Alpukat bagi Kesehatan, Baik untuk Jantung, Mata, dan Pencernaan

Potensi buah delima untuk kesehatan jantung

Ilustrasi manfaat buah delima bagi kesehatan jantung.Unsplash Ilustrasi manfaat buah delima bagi kesehatan jantung.

Menambahkan delima secara teratur ke dalam pola makanan Anda dapat membantu melindungi kesehatan jantung Anda.

Anda bisa mengonsumsi buah delimanya secara langsung, atau mengolah dan menjadikannya jus delima.

Dilansir dari laman Health.com, penelitian menunjukkan bahwa, khasiat tersebut berkat konsentrasi senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi.

Mengonsumsi buah delima dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar lipid darah tinggi.

Baca juga: Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Mengendalikan Gula Darah Penderita Diabetes

Sebuah studi pada 2020 meneliti manfaat delima terhadap orang yang menjalani perawatan dialisis.

Hasilnya, mengonsumsi 100 mililiter jus delima segera setelah sesi dialisis tiga kali seminggu selama delapan minggu, secara signifikan menurunkan tingkat tekanan darah dan menurunkan kadar trigliserida, MDA, dan IL-6 dibandingkan tanpa pengobatan.

Perawatan jus juga meningkatkan kadar antioksidan darah dan kadar kolesterol HDL pelindung jantung.

Baca juga: Baik untuk Kesehatan, Apa Saja Nutrisi dan Manfaat Buah Bit?

Selain itu, sebuah penelitian dilakukan pada 2019 terhadap 60 orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi 200 mililiter jus delima per hari selama enam minggu.

Hasilnya, terjadi penurunan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024

Tren
Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Anang Hermansyah Sekeluarga Jadi Duta Wisata Jeju Korea Selatan

Tren
Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Usia Sebuah Pohon? Berikut Penjelasannya

Tren
Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Ramai soal Telkomsat Jual Layanan Starlink Harganya Rp 130 Juta, Ini Kata Telkom Group

Tren
Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Viral, Video Kebakaran di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru, Ini Kata Pengelola

Tren
Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Bermaksud Bubarkan Tawuran, Remaja di Kalideres Jakbar Jadi Tersangka

Tren
Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Sedikitnya 1.000 Jemaah Haji Meninggal di Arab Saudi, Ini 3 Faktor Penyebabnya

Tren
Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Update: Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci Capai 225 Orang

Tren
PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com