Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai Unggahan Istri yang Rahasiakan KB dari Suaminya, Kepala BKKBN: Ajak ke Dokter

Kompas.com - 18/03/2023, 13:15 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah unggahan yang menyebut banyak ibu yang merahasiakan mereka melakukan program Keluarga Berencana (KB) dari sang suami, viral di media sosial.

Pada Minggu (12/3/2023), akun Twitter ini membagikan sejumlah komentar dari beberapa perempuan yang harus diam-diam KB dari suaminya.

"Seakan-akan setelah menikah seluruh tubuh perempuan milik suaminya," tulis akun itu.

Dalam tangkapan layar yang ia bagikan, terlihat para ibu mengaku dilarang KB oleh suaminya. Meski begitu, mereka memutuskan tetap melakukan KB tapi merahasiakannya dari sang suami.

"Mau nanya KB nya apa. Soalnya suami juga nggak izin KB, ini lagi hamil anak pertama," tulis salah satu akun dalam gambar tangkapan layar itu.

"Wanita itu harus pintar KB karena suami nggak tahu sesehari anak di rumah seperti apa nangis, kita yang repot," tulis akun lainnya.

"Suamiku melarang KB tapi aku diam-diam KB tanpa sepengetahuan suamiku, karena kita berhak bahagia," tulis akun lain.

Hingga Sabtu (18/3/2023), unggahan tersebut sudah tayang sebanyak 3,1 juta kali, mendapatkan retweet 1.155 kali, dan disukai 5.290 pengguna Twitter.

Baca juga: Benarkah Pil KB Membuat Berat Badan Bertambah?


Tanggapan BKKBN

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat dr Hasto Wardoyo membantah anggapan bahwa banyak suami yang melarang istrinya untuk melakukan KB.

"Tidak, mayoritas suami membolehkan istrinya KB. Jarang sekali yang melarang," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/3/2023).

Ia juga menegaskan, pihak BKKBN juga selalu mensosialisasikan KB kepada suami, tidak hanya istri. Selain itu, pelayanan KB kepada pria dilakukan secara gratis.

"Kondom dan vasektomi, kontrasepsi MANTAP untuk pria," tambahnya.

Jika ada suami yang melarang istrinya melakukan KB, Hasto menyarankan agar mereka berdua berkunjung ke dokter agar mendapat penjelasan pasti mengenai kontrasepsi.

Baca juga: Apakah Anak Umur 14 Tahun Boleh KB? Ini Kata Dokter

Manfaat KB

Ketua BKKBN Hasto Wardoyo dalam rakornas tentang percepatan penurunan angka stunting.BKKBN Ketua BKKBN Hasto Wardoyo dalam rakornas tentang percepatan penurunan angka stunting.
Hasto juga menjelaskan, program KB memiliki sejumlah manfaat bagi suami, istri, maupun anak. Berikut manfaat program Keluarga Berencana:

1. Untuk wanita yang menikah masih terlalu muda.

Hal ini karena wanita muda yang hamil, maka anaknya mudah menderita stunting dan tidak sehat. Selain itu, kematian ibu dan bayi juga cenderung lebih tinggi pada kehamilan usia kurang dari 20 tahun.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com