Kompas.com - 30/10/2021, 10:32 WIB
Kolase foto tiga mantan Menteri Sosial. Dari kiri ke kanan: Bachtiar Chamsyah, Idrus Marham, Juliari Batubara. ANTARA/SIGID KURNIAWAN, KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO, NABILLA TASHANDRAKolase foto tiga mantan Menteri Sosial. Dari kiri ke kanan: Bachtiar Chamsyah, Idrus Marham, Juliari Batubara.

KOMPAS.com - Wacana hukuman mati bagi koruptor kembali muncul ke permukaan.

Kali ini, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengkaji kemungkinan penerapan hukuman tersebut.

Rencana ini dilatarbelakangi oleh perkara-perkara korupsi besar yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung), seperti kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asbari.

Baca juga: Pusaran Kasus Korupsi Jiwasraya dan Dugaan Korupsi di PT Asabri

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, kemungkinan penerapan hukuman mati ini untuk memberi rasa keadilan dalam penuntutan perkara.

"Tentu penerapannya harus tetap memperhatikan hukum positif yang berlaku serta nilai-nilai hak asasi manusia (HAM)," kata dia.

Rencana pemberian hukuman mati bagi koruptor bukan barang baru di Indonesia. Sayangnya, rencana itu hanya sebatas wacana dan tak pernah terealisasi.

Baca juga: Edhy Prabowo dan Mengapa Masih Ada Pejabat yang Doyan Korupsi?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.