Kompas.com - 11/09/2021, 15:44 WIB
Ilustrasi menanam cabai di dalam pot. SHUTTERSTOCK/OLGA KORICAIlustrasi menanam cabai di dalam pot.

KOMPAS.com - Menanam cabai mulai dilakukan banyak orang saat ini, baik di pekarangan rumah, pot, maupun polybag.

Merawat tanaman cabai memang susah-susah mudah, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Menumbuhkan tanaman cabai memang relatif tidak sulit, tetapi membuatnya subur dan berbuah lebat bukanlah pekerjaan yang gampang dilakukan

Dilansir dari situs Kementerian Pertanian melalui KOMPAS.com, berikut ini 8 tips menanam cabai agar subur dan berbuah lebat.

1. Siapkan media semai

Sebelum mulai menanam cabai, siapkan media semai benih cabai terlebih dahulu. Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1.

Baca juga: 5 Kesalahan dalam Menanam Mawar, Membuat Bunga Gagal Mekar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, sterilisasi media semai agar tidak mudah terserang penyakit. Caranya, kukus atau jemur media semai di bawah sinar matahari, kemudian masukkan ke dalam wadah penyemaian setelah didinginkan, lalu siram dengan air secukupnya.

Gunakan polybag kecil, kantung plastik, gelas plastik yang diberi lubang, kotak telur, atau tray semai yang banyak dijual di pasaran sebagai wadah penyemaian.

2. Siapkan benih

Pilih benih cabai dengan kualitas baik, kemudian rendam dalam air bersuhu sekitar 45-50 derajat celsius selama satu jam. Setelah itu, pilih benih cabai yang mengendap di bawah air.

Selain itu, coba rendam benih dalam larutan fungisida Previcur N dengan dosis 1-2 cc per liter air selama satu minggu sebelum penyemaian. Langkah ini bertujuan agar tanaman tidak mudah terserang jamur.

Jika sudah, tiriskan benih di atas kertas agar tidak lengket di tangan saat proses penyemaian.

Baca juga: Cara Menanam Porang Tanpa Modal, Potensi Untung Puluhan Juta Rupiah

3. Penyemaian

Mulai penyemaian dengan memasukkan satu per satu benih ke dalam wadah yang telah berisi media semai lalu tutup dengan media semai halus.

Tutup wadah semai menggunakan karung plastik, karung goni, atau daun pisang untuk menjaga kelembapannya.

Siram penyemaian dengan cara disemprot agar benih tidak mendapatkan air terlalu banyak.

Buka penutup wadah semai setelah 5-7 hari proses penyemaian dan benih mulai tumbuh. Jemur persemaian dengan penghalang seperti paranet atau plastik anti-UV.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.