Kompas.com - 24/06/2021, 16:06 WIB
Ilustrasi kecoa. UNSPLASH/ERIK KARITSIlustrasi kecoa.

KOMPAS.com - Pemandangan kecoa yang merayap di lantai rumah tentu merupakan suatu hal yang kurang menyenangkan.

Banyak orang membenci kecoa karena menjijikkan dan memiliki kemampuan untuk menakuti orang. Pasalnya, hewan berwarna cokelat itu kerap mendekati orang yang mengusirnya.

Secara evolusioner, kecoa telah ada selama 300 juta tahun, lebih lama dari manusia.

Karena fakta itu, muncul anggapan bahwa kecoa dapat bertahan dari bencana nuklir.

Baca juga: Banyak Ditakuti, Seberapa Kuat Kecoa?

Lantas, benarkah anggapan itu?

Melansir Science Focus, anggapan itu tampaknya masuk akal karena kecoa merupakan serangga yang tangguh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa dapat pergi tanpa makan selama lebih dari sebulan.

Kecoa juga memiliki karakteristik tertentu yang akan membantu mereka bertahan hidup dari perang nuklir panjang.

Namun, reputasi kecoa yang mampu bertahan dari radiasi sangat dilebih-lebihkan.

Baca juga: Pembangkit Nuklir China Dilaporkan Bocor, Berbahayakah?

Pasalnya, kecoa hanya dapat bertahan hidup antara enam dan 15 kali dosis radiasi mematikan bagi manusia.

Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X