Kompas.com - 22/04/2021, 12:45 WIB
Ilustrasi berat badan, menurunkan berat badan. FREEPIK/FREEPIKIlustrasi berat badan, menurunkan berat badan.

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Ramadhan pada Selasa, 13 April 2021.

Penetapan awal Ramadhan tersebut berdasarkan hasil sidang Isbat pada Senin (12/4/2021).

Puasa dapat diartikan dengan menahan makan dan minum dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Baca juga: Bagaimana Hukumnya jika Puasa Tapi Tak Jalankan Shalat Wajib?

Banyak orang berpikir dengan berpuasa, berat badannya akan turun. Benarkah demikian?

Melansir CBC, 22 Mei 2020, menurut ahli diet dan ahli gizi Nazima Qureshi, puasa tidak serta merta menurunkan berat badan.

Apa yang terjadi di lapangan, pihaknya justru menemui banyak klien dari kalangan Muslim yang justru berat badannya naik di akhir Ramadhan atau saat Idul Fitri.

Baca juga: Hukum Ngupil dan Mengorek Telinga Saat Bulan Ramadhan, Batalkan Puasa atau Tidak?

Ada beberapa hal yang menyebabkan hal itu. Apa saja?

1. Terlalu banyak makan gorengan

Qureshi mengatakan makanan tradisional sebagai salah satu alasan terbesar di balik kenaikan berat badan di bulan Ramadhan.

"Satu hal yang perlu diingat adalah Ramadhan adalah bulan yang sangat sosial. Jadi, puasa Ramadhan memang memiliki komponen sosial dan budaya dalam hal makanan yang kita makan," kata dia.

Di berbagai tempat, budaya berbuka puasa dirayakan dengan memakan berbagai macam makanan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X