Kompas.com - 18/04/2021, 13:11 WIB
Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memberikan preview Bubos 2021 dalam  acara Jabar Punya Informasi di Gedung Sate Bandung, Jumat (16/4/2021). Dok. Humas Pemprov Jawa BaratKetua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memberikan preview Bubos 2021 dalam acara Jabar Punya Informasi di Gedung Sate Bandung, Jumat (16/4/2021).

KOMPAS.com - Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Kenyataan itu ia sampaikan langsung lewat akun Instagram pribadinya, Sabtu (17/4/2021).

"Hari pertama masih kaget baru dikabari. Bingung ketularan di mana, karena memang saya ketemu banyak sekali orang dan masyarakat. Saya berharap teman-teman dan juga orang-orang dekat dengan saya tidak ada satu pun yang tertular," kata Atalia dalam video yang ia unggah.

Ridwan Kamil pun langsung menjalani tes usap dengan metode reaksi berantai polimerase atau PCR setelah sang istri dinyatakan positif Covid-19.

Hal tersebut pun dilakukan semua anggota keluarga dan kontak eratnya di rumah dinas di Gedung Pakuan.

Baca juga: Update 11 Daerah Zona Merah dan 8 Daerah yang Tak Memiliki Kasus Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Lantas, apa saja yang harus dilakukan saat ada anggota keluarga yang terinfeksi Covid-19?

Ada 9 hal

Dirangkum dari laman setkab.go.id, berikut yang harus dilakukan saat ada anggota keluarga yang terpapar virus corona.

1. Laporkan anggota keluarga yang terpapar kepada Ketua RT/RW/Satgas Penanganan Covid-19 setempat/ Puskesmas, agar dapat dilakukan tracing kepada kontak erat.

Kriteria kontak erat adalah:

  • Kontak tatap muka/ berdekatan dalam radius 1 (satu) meter dan dalam jangka waktu 15 (lima belas) menit atau lebih.
  • Sentuhan fisik langsung seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain.
  • Perawat yang kontak langsung dengan orang yang terpapar tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar.
  • Situasi lain yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian tim Satgas Penanganan Covid-19 setempat.

Baca juga: Pemerintah Gratiskan Vaksin Covid-19, Mengapa Diberikan Lewat Suntikan?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X