Jangan Berlebihan Konsumsi Makanan Manis dan Gorengan Saat Berbuka Puasa, Ini Alasannya

Kompas.com - 17/04/2021, 08:25 WIB
Ilustrasi makanan tradisional khas Bandung. Ada cireng, cilok, seblak, dan telur gulung. SHUTTERSTOCK/ Hanifah KurniatiIlustrasi makanan tradisional khas Bandung. Ada cireng, cilok, seblak, dan telur gulung.

KOMPAS.com - Saat berbuka puasa, banyak yang memulihkan energi dengan mengkonsumsi makanan manis, minuman manis, atau makanan berkuah.

Seperti kolak, es buah, dan mungkin juga gorengan

Namun, jika berlebihan dalam mengonsumsi makanan manis maupun gorengan akan berdampak kurang baik bagi tubuh.

Baca juga: Panduan Berpuasa bagi Penderita Diabetes dan Rekomendasi Menu Makanan

Kadar gula darah dan kolesterol

Dokter spesialis gizi klinik dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospital, Jakarta Selatan, Inge Permadhi mengatakan bahwa masyarakat sebaiknya tidak berlebihan dalam konsumsi minuman manis dan gorengan.

Sebab, jika berlebihan konsumsi minuman atau makanan manis akan memicu kadar gula darah meningkat.

Sedangkan jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi gorengan akan meningkatkan kadar kolesterol jahat pada tubuh.

"Orang sering menggunakan takjil yang manis dan gorengan. Tetep boleh untuk konsumsi, namun jangan berlebihan," ujar Inge saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Manis alami

Ia menjelaskan, tubuh perlu mengembalikan kadar gula darah dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Oleh karena itu, Inge menyarankan kepada masyarakat untuk berbuka menggunakan jus buah yang manis, seperti melon atau semangka.

Menurutnya, dengan manis alami dari buah inilah tubuh akan memperoleh manfaat menaikkan kadar gula yang dibutuhkan tubuh dan menyehatkan tubuh.

Baca juga: Jangan Asal Manis, Ini Contoh Menu Buka Puasa yang Sehat

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X