Ada Sejumlah Kelonggaran, Apakah PPKM Jilid II Akan Efektif?

Kompas.com - 25/01/2021, 19:05 WIB
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALPetugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan diperpanjang mulai Selasa (26/1/2021) hingga 8 Februari 2021.

Ada beberapa kelonggaran dalam PPKM jilid II, di antaranya, jam operasional restoran dan pusat perbelanjaan yang pada PPKM sebelumnya dibatasi hingga pukul 19.00, kini akan lebih lama 1 jam, hingga pukul 20.00.

Demikian pula di Jakarta yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Sesar (PSBB) hingga 8 Februari 2021. Ada pelonggaran jam operasional.

Perpanjangan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2021.

Dalam Kepgub tertulis 10 jenis pembatasan aktivitas luar rumah, yaitu kegiatan di tempat kerja, sektor esensial, konstruksi, kegiatan belajar mengajar, peribadatan, fasilitas layanan kesehatan, moda transportasi, pusat perbelanjaan, restoran, dan area publik lain yang menimbulkan kerumunan.

Untuk restoran dan pusat perbelanjaan, jam operasional lebih panjang satu jam ketimbang dalam aturan PSBB sebelumnya.

Restoran dan pusat perbelanjaan dulunya hanya boleh buka hingga pukul 19.00, sekarang menjadi pukul 20.00.

PPKM diperpanjang karena alasan pembatasan sebelumnya belum efektif menekan angka penyebaran virus corona. Dengan adanya sejumlah kelonggaran, akankah PSBB jilid II akan efektif?

Baca juga: Jangan Hanya PPKM, Ini yang Harus Dilakukan untuk Kendalikan Pandemi di Indonesia

Bukan PSBB modifikasi

Epidemiolog Universitas Griffith, Dicky Budiman, menjelaskan, pembatasan kegiatan, baik PSBB maupun PPKM bertujuan untuk mengendalikan penularan virus corona.

"Dengan test positivity rate yang tinggi ini, kita dalam situasi yang tidak dapat melakukan aktivitas secara normal," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/1/2021).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X