Beredar Video soal Catherine Wilson Disebut dalam Pengaruh Obat, Ini Penjelasan Psikiater...

Kompas.com - 24/07/2020, 09:05 WIB
Catherine Wilson berpose di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanCatherine Wilson berpose di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

KOMPAS.com - Sebuah unggahan video tentang artis Catherine Wilson (CW) yang diduga dalam pengaruh obat viral di media sosial, Kamis (23/7/2020).

Dalam video tersebut Catherine tampak sedang berada di sebuah acara talkshow televisi dan disebut tengah melawan high/nge-fly (mabuk, terbang/berkhayal).

Netizen pun ramai mengomentari hal tersebut. 

Banyak dari mereka yang menganggap Catherine dalam pengaruh obat, yaitu sabu-sabu. Apalagi belum lama ini dia ditangkap polisi terkait barang haram tersebut.

Baca juga: Artis Banyak Terjerat Narkoba, Fenomena Apa?

Dilansir Kompas.com, Rabu (22/7/2020), polisi menangkap Catherine terkait kepemilikan narkoba jenis sabu di rumahnya Jalan H. Soleh, Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat pada Jumat (17/7/2020).

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu-sabu masing-masingnya seberat 0,43 gram dan 0,66 gram.

Baca juga: Video Rendang Berisi Narkoba Ternyata di Nigeria, Ini Penjelasannya...

Mengeluh tidak enak badan

Terkait video yang ramai tersebut, Manajer Catherine Wilson Reindhy pun angkat bicara.

Ia menjelaskan Catherine sempat mengeluh sedang tidak enak badan satu hari sebelum syuting acara tersebut.

Seingatnya, acara tersebut tayang di sebuah stasiun televisi.

"Yang saya tahu H-1 dia teleponan sama saya untuk bilang lagi enggak enak badan. Mungkin bisa jadi kan dia nutupin dia sakit juga kan, dia pusing kayak gitu," ujarnya sebagaimana diberitakan Kompas.com (23/7/2020).

"Berusaha tampil tapi nahan sakit, memang waktu itu dia bilang lagi sakit, sempet masuk rumah sakit kan setelah itu," lanjutnya.

Baca juga: Terjawab Sudah, Ini Fakta Viral Daging Rendang yang Berisi Narkoba

Penjelasan psikiater

Catherine Wilson dalam rilis perkara dugaan penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya.Youtube KompasTV Catherine Wilson dalam rilis perkara dugaan penyalahgunaan narkoba di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, dokter psikiater di Rumah Sakit Husada dr Dharmawan Ardi Purnama menjelaskan, bahwa sabu-sabu merupakan metamfetamin atau obat stimulan.

Sehingga jika dipakai (dikonsumsi) akan meningkatkan semangat. Tapi itu tidak sama dengan nge-fly.

"Kalau cuma melihat video ini tidak bisa dikatakan dia sedang high sabu. Begitu drop akan muncul gejala seperti depresi, down, kehilangan semangat dan energi," katanya pada Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Dia melanjutkan, efek samping yang sering terjadi saat seseorang memakai sabu-sabu adalah paranoid karena dopamin di otak terlalu banyak.

Oleh karena itu, menurutnya belum tentu di video yang tengah viral tersebut yang bersangkutan sedang high sabu-sabu.

"Hanya kebetulan baru-baru ini CW ditangkap atas kepemilikan sabu. Yang memviralkan itu bisa aja. Ya, pas momennya ambil untung dari kejadian orang lain," kata dia.

Baca juga: Kembali Ditangkap karena Kasus Narkoba, Berikut Perjalanan Hidup Tio Pakusadewo

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X